Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Profil David Alaba, Bek Senior Real Madrid yang Cedera di Piala Dunia Antarklub

Yudha Satria Aditama • Minggu, 29 Juni 2025 | 15:33 WIB

 

Cedera baru membuat David Alaba belum bisa kembali ke lapangan.
Cedera baru membuat David Alaba belum bisa kembali ke lapangan.

RADARTUBAN – David Alaba kembali terpaksa menepi dari klub yang dia bela.

Bek senior Real Madrid itu belum juga pulih dari cedera dan dipastikan belum bisa memperkuat Los Blancos dalam waktu dekat.

Laga terakhir yang dilakoni Alaba terjadi saat kemenangan 1-0 Real Madrid atas Getafe pada 24 April lalu di LaLiga.

Dia ditarik keluar usai babak pertama akibat cedera lutut kiri.

Namun, proses pemulihan justru mengungkap cedera tambahan: otot betis kiri yang juga mengalami masalah.

Tak banyak pemain di dunia yang bisa tampil prima di berbagai posisi, tapi David Alaba membuktikan dirinya sebagai pengecualian.

Pemain asal Austria ini menjadi salah satu andalan Real Madrid berkat kecerdasan taktik, ketenangan, serta kemampuan bermain di banyak sektor.

Lahir di Wina, Austria, 24 Juni 1992, David Olatukunbo Alaba kini berusia 33 tahun.

Dia memulai karier profesionalnya di Austria Wien sebelum diboyong Bayern München pada usia remaja.

Di klub raksasa Jerman itu, Alaba menorehkan prestasi luar biasa: 10 gelar Bundesliga, dua trofi Liga Champions, dan banyak gelar domestik lainnya.

Kiprah Alaba makin mengilap setelah pindah ke Real Madrid pada musim panas 2021 dengan status bebas transfer.

Dia langsung mencetak assist di laga debutnya dan kemudian mengunci tempat utama di jantung pertahanan Los Blancos.

Gol perdananya untuk Madrid bahkan tercipta di laga El Clásico, pertanda bahwa dirinya bukan sekadar pemain bertahan biasa.

Versatilitas menjadi nilai lebih Alaba. Ia bisa bermain sebagai bek tengah, bek kiri, bahkan gelandang bertahan.

Operan panjang, visi permainan, hingga kemampuan membaca situasi membuatnya menjadi senjata strategis di lini belakang.

Tak heran jika pelatih dan rekan setim menganggapnya sebagai pemimpin di lapangan, termasuk gelandang senior Toni Kroos dan Luka Modrić.

Sayangnya, sejak akhir 2023, karier Alaba sedikit terhambat oleh cedera serius. 

Dia mengalami robek ligamen lutut (ACL) dan harus menjalani operasi serta pemulihan panjang.

Meski sempat kembali berlatih di awal 2024, cedera kambuhan kembali mengganggunya. Terbaru, ia dilaporkan mengalami cedera otot di telapak kaki kiri dan masih harus absen selama beberapa pekan ke depan.

Meski begitu, manajemen Real Madrid tetap mempercayainya. Kontrak Alaba masih berjalan hingga 2026, dengan klausul rilis mencapai €850 juta.

Selama masa pemulihan, ia tetap hadir di sesi tim dan memberi dukungan moral kepada rekan-rekannya.

Dengan dua trofi Liga Champions dan dua gelar La Liga sejak berseragam Madrid, Alaba sudah mencatatkan warisan penting.

Jika kondisi fisiknya kembali fit, bukan tidak mungkin ia kembali tampil sebagai benteng kokoh dan pemimpin lapangan di musim mendatang. (*)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#Real Madrid #piala dunia #david alaba #cedera #fabrizio romano #Tim Nasional