RADARTUBAN - Thierry Henry memilih Sir Alex Ferguson sebagai manajer terbaik sepanjang masa dibandingkan Pep Guardiola. Keputusan ini bukan tanpa alasan.
Melansir dari sportbible.com legenda Arsenal dan timnas Prancis tersebut menilai bahwa Ferguson telah membuktikan kehebatannya sejak lama. Bahkan sebelum melatih Manchester United.
Dalam sebuah perdebatan di Sky Sports mengenai siapa manajer terbesar dalam sejarah sepak bola, Jamie Carragher awalnya menyebut Ferguson lebih unggul.
Carragher mengatakan: "Saya akan memilih Sir Alex Ferguson dibandingkan Pep, karena..."
Henry dengan cepat menyela: "dia melakukannya bersama Aberdeen."
Carragher lalu menegaskan: "Ya. Pep mungkin tidak akan pernah melakukan itu atau membawa tim seperti itu. Jadi saya pilih Sir Alex Ferguson."
Henry pun menutup perdebatan dengan tegas: "Jadi, Sir Alex adalah pemenangnya."
Pernyataan itu menegaskan bahwa bagi Henry, prestasi Ferguson bersama Aberdeen adalah salah satu alasan utama mengapa dirinya dianggap lebih hebat dibanding Guardiola.
Sebelum menjadi ikon di Manchester United, Ferguson telah lebih dulu sukses di Skotlandia.
Pada 1974, ia menangani St Mirren dan membawa klub tersebut dari papan bawah Divisi Dua hingga menjadi juara Divisi Satu pada 1977. Meski akhirnya dipecat, rekam jejak itu membawanya ke Aberdeen.
Bersama Aberdeen, Ferguson meraih kejayaan. Pada 1980, ia membawa klub itu menjuarai liga, memutus dominasi panjang Celtic dan Rangers selama 15 tahun.
Dua tahun kemudian, ia mengantarkan Aberdeen meraih Piala Skotlandia dengan mengalahkan Rangers 4-1.
Pencapaian terbesar datang pada 1983 di ajang Piala Winners Eropa. Aberdeen sukses menyingkirkan Bayern Munich dan kemudian menaklukkan Real Madrid 2-1 di final.
Hingga kini, itu menjadi kekalahan terakhir Real Madrid di final kompetisi Eropa.
Setelah meninggalkan Aberdeen pada 1986, Ferguson ditunjuk sebagai pelatih Manchester United.
Meski awalnya kesulitan, ia kemudian menorehkan sejarah dengan memenangkan 13 gelar Premier League dan dua trofi Liga Champions.
Rekam jejak tersebut membuat Sir Alex Ferguson dianggap sebagai salah satu manajer terhebat dalam sejarah sepak bola.
Pilihan Thierry Henry bukanlah sekadar karena nostalgia, melainkan karena fakta sejarah.
Guardiola memang dikenal revolusioner bersama Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City. Namun, Ferguson berhasil mengukir kejayaan bukan hanya di klub besar, tetapi juga dengan tim seperti Aberdeen.
Henry menilai bahwa pencapaian tersebut menjadi pembeda utama antara Guardiola dan Ferguson.
Bagi mantan penyerang Arsenal itu, nama Sir Alex Ferguson tetap lebih pantas disebut sebagai manajer terbaik sepanjang masa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni