RADARTUBAN - Pelatih tim nasional Serbia, Dragan Stojkovic, resmi mengundurkan diri setelah timnya takluk 0-1 dari Albania dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar di kandang sendiri, Minggu.
“Kekalahan ini seharusnya tidak terjadi, dan saya menerima tanggung jawab. Saya di sini untuk menghadapi konsekuensinya,” ujar Stojkovic dikutip dari The Straits Times, Minggu.
Dia menuturkan telah menyampaikan keputusannya kepada presiden dan sekretaris jenderal Federasi Sepak Bola Serbia.
“Saya telah menyampaikan pengunduran diri saya. Mereka akan segera membuat pengumuman resmi. Namun, saya tidak akan bepergian ke Andorra dan memimpin tim,” lanjutnya.
Keputusan tersebut merujuk pada laga kualifikasi berikutnya melawan Andorra yang dijadwalkan berlangsung Rabu (15/10).
Stojkovic mengakui hasil melawan Albania merupakan kekalahan yang mengecewakan dan tidak terduga, serta menegaskan dirinya bertanggung jawab penuh atas performa buruk tim.
Mantan gelandang yang dijuluki ‘Piksi’ itu mulai menukangi timnas Serbia pada 2021.
Sebagai pemain, ia mencatat 84 penampilan bersama tim nasional Yugoslavia antara 1983 hingga 2001 dan dikenal sebagai salah satu pemain Eropa pertama yang sukses berkarier di Jepang.
Stojkovic bermain untuk klub Liga Jepang Nagoya Grampus Eight pada periode 1994–2001.
Setelah pensiun, dia sempat menjabat sebagai ketua klub Red Star Belgrade, sebelum melanjutkan karier kepelatihannya di Nagoya dan klub China, Guangzhou.
Saat ini, Serbia berada di posisi ketiga klasemen Grup K, di bawah Inggris yang memimpin dan Albania di urutan kedua.
Sejumlah media Serbia melaporkan, posisi Stojkovic kemungkinan besar akan digantikan oleh mantan pemain sekaligus manajer sepak bola, Veljko Paunovic.(*)
Editor : Yudha Satria Aditama