RADARTUBAN - Lionel Messi kembali menulis ulang kamus sejarah sepak bola.
Bukan lewat gol spektakuler, melainkan melalui sesuatu yang membuatnya selalu berbeda dari para legenda lain: kemampuan mencipta.
Dari kaki kirinya, tercatat kini 404 assist, menjadikannya pemain dengan sumbangan gol terbanyak sepanjang sejarah gim ini—sebuah tonggak yang sebelumnya hanya bisa didekati oleh nama-nama besar era lampau.
Data yang dirilis akun X Score 90 menempatkan Messi semakin jauh di depan.
Catatan itu membuatnya sejajar—lalu melampaui—sosok klasik seperti Ferenc Puskás yang juga mencatat 404 assist, disusul Pelé dengan 369 assist, Johan Cruyff dengan 358 assist, dan Thomas Müller dengan 352 assist.
Deretan nama itu bukan sekadar statistik; mereka adalah batu pijakan sejarah. Dan kini Messi berdiri di atas semuanya.
Sihir yang Konsisten Mengalir
Yang membuat rekor ini menggigit bukan hanya jumlahnya, tetapi keberlanjutan sihirnya.
Di usia yang sudah sering dianggap usia "pensiun kreativitas", Messi justru memperkaya reputasinya lewat distribusi bola yang makin matang.
Di Inter Miami, pemain berjuluk La Pulga (Si Kutu) itu menambahkan lapisan baru dalam kariernya: lebih tenang, lebih selektif, namun tetap mematikan.
Assist bagi Messi tak pernah sekadar operan. Kapten Timnas Argentina itu membaca celah yang tak terlihat orang lain, memotong ketidakmungkinan menjadi peluang.
Dan setiap catatan itu menggambarkan satu hal: Messi tidak hanya mencetak gol, ia membuat orang lain bersinar.
Mengungguli Para Ikon
Rekor 404 assist Messi mencerminkan daya tahan karier yang luar biasa. Sementara Puskás dan Pelé dikenal sebagai dewa gol era masing-masing, Messi mengombinasikan visi, intuisi, dan presisi teknik yang hampir tanpa padanan.
Cruyff mengubah taktik sepak bola modern; Müller adalah mesin gol Jerman. Kini, Messi berada dalam garis yang sama—namun dengan warna tersendiri.
Tak ada yang lebih sportainment daripada menyaksikan seorang legenda masih menulis legenda baru.
Di panggung yang berbeda, di benua berbeda, Messi tetap membuat statistik bertekuk lutut.
Warisan yang Terus Hidup
Bagi para pemain muda, angka 404 bukan sekadar rekor; itu adalah garis standar yang hampir mustahil disamai.
Bagi sepak bola, ini adalah pengingat bahwa kreativitas adalah kekuatan yang bisa mengubah arah pertandingan, musim, bahkan sejarah.
Hari ini, pemain bernama lengkap Lionel Andrés Messi Cuccitini bukan hanya top assist sepanjang masa.
Messi simbol dari permainan yang dimainkan dengan imajinasi—dan kemenangan bagi mereka yang percaya bahwa sepak bola bukan soal usia, melainkan tentang bagaimana kau terus memahami permainan.
Rekor akan terus bertambah. Namun yang paling penting: Messi masih menikmatinya. Dan dunia pun ikut menikmati. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni