Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jejak Pemain Indonesia di Serie A, Dari Si Kurus Kurniawan Dwi Yulianto hingga Era Jay Idzes

Tulus Widodo • Rabu, 3 Desember 2025 | 23:15 WIB
Pemain Timnas Indonesia Jay Idzes.
Pemain Timnas Indonesia Jay Idzes.

RADARTUBAN – Jalan pemain Indonesia menuju panggung tertinggi sepak bola Italia bukan kisah yang lahir semalam.

Ada peluh, mimpi, dan jarak panjang yang pernah nyaris tak tersambung. Di awal 1990-an, Kurniawan Dwi Yulianto, yang akrab disapa Si Kurus, menjadi nama pertama yang berani menerobos gerbang sepak bola Italia.

Meski tak pernah mencatatkan menit bermain di Serie A senior, jejak yang ditinggalkan menjadi fondasi psikologis bagi generasi berikutnya: bahwa anak Nusantara tak harus minder di antara pemain-pemain Eropa.

Dibawa Tur Pramusim Sampdoria

Kurniawan merasakan kerasnya latihan di tim Primavera Sampdoria, ikut tur pramusim, dan sempat berada dalam lingkaran skuad muda yang digadang-gadang bakal naik ke tim utama.

Kurniawan sempat bermain bersama pemain-pemain utama seperti Roberto Mancini, Attilio Lombardo, dan David Platt.

Pemain kelahiran Magelang itu tak mencapai debut, tetapi satu hal penting lahir dari keberadaannya di Italia: Kurniawan menanamkan keyakinan bahwa pemain Indonesia bisa bersaing di kultur sepak bola yang sangat berbeda.

Dari sinilah label “pioner” menempel—bukan dalam konteks statistik resmi Serie A, tapi dalam konteks mentalitas pembuka jalur.

Bertahun-tahun setelah itu, Indonesia terus menunggu sosok yang benar-benar menembus kasta tertinggi Italia.

Nama demi nama mencoba peruntungan di Eropa, namun tak satu pun menyentuh panggung Serie A.

Idzes – Audero Mantap di Serie A

Hingga akhirnya, pada 25 Agustus 2024, penantian panjang itu pecah oleh seorang bek jangkung yang tampil tanpa banyak noise di awal kariernya: Jay Idzes.

Tampil sebagai starter bersama Venezia FC, Idzes mengukir sejarah sebagai pemain pertama dengan representasi Indonesia yang bermain di Serie A.

Dan seakan debut itu belum cukup, pada 14 Desember 2024 Idzes mencetak gol ke gawang Juventus—mengunci statusnya sebagai pemain Indonesia pertama yang membobol salah satu raksasa Italia.

Trofi sejarah itu ia lanjutkan dengan kepindahan ke Sassuolo di musim berikutnya, menandai bahwa keberadaannya di Serie A bukan momen kebetulan, tapi kompetensi nyata.

Satu nama lagi yang berkiprah di Serie A yakni Emil Audero. Kiper kelahiran Mataram itu kini memperkuat Cremonese. Sebelumnya, Audero pernah bergabung Juventus, Sampdoria, Inter, Como, hingga Palermo.

Dari Juventus ke Sampdoria, dari kritik ke kebangkitan, Emil Audero kini berdiri sebagai salah satu pemain keturunan Indonesia paling konsisten yang pernah tampil di Serie A.

Sinar Terang Sepak Bola Indonesia

Dari Kurniawan hingga Idzes dan Audero, perjalanan ini membuktikan bahwa sepak bola Indonesia punya nadi yang tak mudah padam. Ada pioner yang membuka pintu, ada penerus yang menembus dinding, dan masih a

da banyak ruang bagi generasi berikutnya untuk melangkah lebih jauh dari keduanya.

Kini, ketika nama Jay Idzes dan Emil Audero resmi melekat di buku sejarah Serie A, kisah yang dimulai Si Kurus bertahun-tahun lalu berdiri utuh sebagai narasi panjang bahwa Indonesia akhirnya punya pemain yang benar-benar bermain, mencetak gol, dan diakui di liga elite Italia. Bukan lagi mimpi. Sudah jadi fakta. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#emil audero #italia #Venezia FC #jay idzes #serie A #Pramusim Sampdoria #Kurniawan Dwi Julianto #pemain indonesia #si kurus