RADARTUBAN - Real Madrid kehilangan gelar Intercontinental Cup yang mereka raih pada edisi perdana turnamen tersebut.
Kepastian ini terjadi setelah klub raksasa Spanyol itu gagal mempertahankan performa mereka di ajang Liga Champions musim 2024/2025.
Dengan kondisi tersebut, status juara Intercontinental Cup yang sebelumnya disandang Real Madrid akan resmi berpindah tangan.
Musim lalu, Real Madrid tampil dominan di Liga Champions 2023/2024.
Klub berjuluk Los Blancos itu sukses menaklukkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0 pada partai final yang digelar di Stadion Wembley, London.
Dua gol kemenangan dicetak oleh Dani Carvajal dan Vinicius Jr, yang sekaligus memastikan gelar Eropa ke-15 bagi klub ibu kota Spanyol tersebut.
Keberhasilan menjuarai Liga Champions itulah yang mengantarkan Real Madrid tampil di Intercontinental Cup edisi perdana.
Jejak Real Madrid di Intercontinental Cup Perdana
Intercontinental Cup merupakan kompetisi yang mempertemukan juara dari enam konfederasi sepak bola dunia, termasuk wakil UEFA sebagai kampiun Liga Champions.
Turnamen ini menjadi panggung global bagi klub-klub terbaik lintas benua.
Pada Desember 2024, Intercontinental Cup pertama kali digelar di Qatar.
Real Madrid tampil sebagai wakil Eropa dan berhasil melaju hingga partai final.
Di laga puncak, mereka menunjukkan superioritas dengan menundukkan Pachuca asal Meksiko dengan skor meyakinkan 3-0.
Kemenangan tersebut mengukuhkan Real Madrid sebagai juara sekaligus pemegang gelar pertama Intercontinental Cup.
Namun, kegagalan menjuarai Liga Champions musim berikutnya membuat Real Madrid tidak lagi memenuhi syarat tampil di Intercontinental Cup tahun ini.
Paris Saint Germain Tantang Flamengo di Final
Absennya Real Madrid membuka peluang bagi klub lain untuk mencatat sejarah baru.
Paris Saint Germain menjadi salah satu tim yang kini mencuri perhatian.
Wakil Prancis itu berhasil melaju ke final Intercontinental Cup dan akan menghadapi Flamengo dari Brasil.
Partai final Intercontinental Cup dijadwalkan berlangsung di Stadion Ahmad bin Ali, Al Rayyan, Qatar.
Laga ini menjadi momen penting bagi Paris Saint Germain untuk menambah koleksi prestasi internasional mereka.
Luis Enrique Tegaskan Ambisi Paris Saint Germain
Pelatih Paris Saint Germain, Luis Enrique, menegaskan bahwa timnya datang dengan ambisi besar.
Dia menyebut final Intercontinental Cup sebagai kesempatan bersejarah bagi klub.
“Mencetak sejarah bersama Paris adalah tujuan kami musim lalu. Terus mencetak sejarah kini menjadi target musim ini," kata dia.
Menurutnya, mereka harus siap dan fokus sepanjang pertandingan. Setiap momen bisa menjadi penting dan menentukan.
"Kami siap. Musim ini, saya pikir tim telah menunjukkan sikap yang sama seperti musim lalu," ungkap dia.
Dia juga menekankan tantangan yang akan dihadapi timnya.
“Saya rasa final ini adalah sebuah kesempatan besar. Kami menyadari pentingnya pertandingan ini, serta keberuntungan kami bisa tampil di final Intercontinental Cup. Ini penting bagi tim dan klub untuk mendapatkan kesempatan bermain di laga ini," ujar dia.
Apa yang ditunjukkan selama empat bulan terakhir, kata dia, adalah kemampuan kami untuk mengatasi berbagai situasi.
Pertandingan akan berlangsung ketat. Flamengo adalah tim yang sangat bagus, jadi ini akan menjadi laga yang sulit. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama