Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Emil Audero Dilempar Petasan Suporter, Pelaku Kehilangan Tiga Jari

Bihan Mokodompit • Senin, 2 Februari 2026 | 17:58 WIB
Momen ketika Emil Audero dilempar petasan saat pertandingan melawan Inter Milan.
Momen ketika Emil Audero dilempar petasan saat pertandingan melawan Inter Milan.

RADARTUBAN - Insiden Emil Audero menjadi sorotan serius dalam Serie A setelah sang kiper Cremonese menjadi korban pelemparan petasan dari tribun suporter saat pertandingan derby Lombardia.

Peristiwa Insiden Emil Audero ini terjadi pada awal babak kedua dan langsung memicu reaksi keras dari pemain, klub, hingga otoritas sepak bola Italia.

Kasus Insiden Emil Audero pun kini menunggu keputusan resmi dari Hakim Olahraga yang akan menentukan sanksi lanjutan atas kejadian tersebut.

Kronologi Petasan Meledak di Dekat Emil Audero

Insiden bermula pada menit keempat babak kedua ketika sebuah petasan suporter dilempar dari sektor tamu yang ditempati pendukung Inter.

Petasan suporter tersebut jatuh ke dalam lapangan dan meledak hanya beberapa sentimeter dari posisi Emil Audero.

Ledakan petasan suporter itu membuat Audero terjatuh dan terlihat mengalami gangguan pendengaran sesaat.

Tim medis langsung memasuki lapangan untuk memastikan kondisi sang penjaga gawang.

Pemain Cremonese dan Inter sama-sama menghampiri Audero sebagai bentuk kepedulian.

Federico Dimarco dan Lautaro Martinez menjadi dua pemain Inter yang paling cepat mendekati Audero.

Keduanya terlihat mengangkat tangan ke arah tribun sebagai bentuk kekecewaan atas aksi petasan suporter tersebut.

Emil Audero Tetap Melanjutkan Pertandingan

Setelah mendapatkan perawatan medis, Emil Audero dinyatakan masih mampu melanjutkan laga.

Audero sempat melaporkan adanya gangguan pada telinga kanan kepada wasit pertandingan.

Meski demikian, Audero menunjukkan sikap profesional dengan tetap bertahan di lapangan hingga laga berakhir.

Tindakan Audero ini dinilai krusial karena pertandingan dapat diselesaikan tanpa insiden lanjutan.

Dalam beberapa kesempatan, Audero juga terlihat menghadap ke tribun suporter tamu dengan gestur mempertanyakan alasan tindakan tersebut.

Pelaku Petasan Kehilangan Tiga Jari

Berdasarkan informasi awal, pelaku pelemparan petasan suporter telah berhasil diidentifikasi aparat keamanan.

Pelaku disebut bukan bagian dari kelompok suporter terorganisir Inter.

Selain petasan yang dilempar ke lapangan, satu petasan suporter lainnya meledak di tangan pelaku.
Akibat ledakan tersebut, pelaku mengalami cedera serius dan kehilangan tiga jari.

Pelaku kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak kepolisian memastikan pelaku akan diproses hukum setelah kondisi kesehatannya stabil.

Menunggu Putusan Hakim Olahraga

Kasus Insiden Emil Audero kini sepenuhnya berada di tangan Hakim Olahraga Liga Italia.

Hakim Olahraga memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi terhadap klub terkait.

Sanksi dari Hakim Olahraga dapat berupa denda finansial hingga penutupan sebagian tribun stadion.

Hakim Olahraga juga dapat memberikan sanksi pembatasan laga tandang bagi Inter.

Keputusan Hakim Olahraga dijadwalkan keluar setelah seluruh pertandingan pekan tersebut rampung.

Pernyataan Resmi Giuseppe Marotta

Presiden Inter, Giuseppe Marotta, menyampaikan sikap resmi klub terkait Insiden Emil Audero.

Giuseppe Marotta menegaskan bahwa Inter mengutuk keras aksi tidak bertanggung jawab tersebut.

“Ini adalah situasi yang belum pernah saya alami meskipun sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia sepak bola,” ujar Giuseppe Marotta.

“Kami mengecam dan menyesalkan tindakan yang tidak masuk akal ini, yang sangat mencederai nilai sportivitas,” lanjut Giuseppe Marotta.

Dia juga mengapresiasi profesionalisme Audero yang tetap melanjutkan pertandingan.

“Berkat sikap profesional Audero, pertandingan bisa diselesaikan hingga akhir,” tutupnya.

Dampak Serius Bagi Sepak Bola Italia

Insiden Emil Audero kembali membuka diskusi mengenai keselamatan pemain di stadion.

Aksi petasan suporter dinilai dapat membahayakan nyawa dan merusak citra sepak bola.

Federasi dan klub diharapkan memperketat pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya edukasi suporter tentang sportivitas dan tanggung jawab.(*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#cremonese #emil audero #Sepak Bola #italia #inter #serie A