RADARTUBAN – Akhirnya tak ada lagi status abu-abu. Giovanni Simeone resmi menjadi pemain Torino secara permanen, setelah klausul kewajiban membeli dari Napoli aktif dan terpenuhi.
Kesepakatan itu bernilai € 7 juta termasuk bonus, dengan kontrak berdurasi hingga 2028 dan opsi perpanjangan satu musim.
Informasi tersebut disampaikan jurnalis transfer terpercaya, Nicolo Schira, melalui akun X miliknya.
Torino dan Napoli kini sepakat menutup bab peminjaman dan membuka lembaran baru bagi penyerang Argentina yang akrab dijuluki El Cholito.
Bagi Torino, ini bukan sekadar transaksi administratif. Ini adalah keputusan strategis.
Klausul Aktif, Status Berubah Total
Simeone sejatinya sudah menjadi bagian penting dari skuad Granata musim ini. Status pinjaman yang semula melekat kini gugur setelah syarat kewajiban beli terpenuhi. Torino tak lagi menunggu, Napoli pun tak menahan.
Nilai € 7 juta—bonus termasuk di dalamnya—terbilang rasional untuk pemain dengan pengalaman Serie A yang matang, terlebih dengan usia Simeone yang masih berada dalam fase produktif.
Kontrak hingga 2028, plus opsi 2029, memberi sinyal jelas: Torino tidak menganggap Simeone sebagai solusi sementara.
Bukan Bintang, Tapi Pemain Sistem
Giovanni Simeone bukan tipikal penyerang headline. Ia bukan mesin gol flamboyan, bukan pula ikon media. Namun justru di situlah nilai jualnya.
Ia pekerja. Ia agresif. Ia hidup dari duel, pressing, dan gol-gol yang lahir dari kekacauan kotak penalti.
Dalam struktur permainan Torino yang keras, vertikal, dan menuntut intensitas tinggi, Simeone adalah potongan puzzle yang pas. Ia tidak mengubah sistem—ia menyatu dengan sistem.
Napoli Melangkah, Torino Menanam
Bagi Napoli, melepas Simeone adalah bagian dari penyederhanaan skuad. Kompetisi internal di lini depan terlalu padat, dan keputusan menjual permanen memberi ruang finansial serta teknis.
Sebaliknya bagi Torino, ini adalah investasi stabilitas. Klub memilih mengunci pemain yang sudah paham ritme ruang ganti, kota, dan tuntutan suporter, ketimbang berjudi pada nama baru.
Baca Juga: Debut Impian Donyell Malen: Langsung Cetak Gol, Roma Bungkam Torino di Stadio Olimpico Grande
Era Baru El Cholito
Dengan status permanen, Simeone kini berdiri penuh sebagai pemain Torino—tanpa tanda kurung, tanpa catatan kaki.
Tanggung jawabnya juga berubah: bukan lagi membuktikan diri, tapi menjadi fondasi. Kontrak panjang memberi rasa aman. Rasa aman memberi konsistensi. Dan konsistensi adalah mata uang paling mahal di Serie A.
Torino tidak membeli mimpi. Mereka membeli kepastian kerja keras.
Dan untuk Giovanni Simeone, inilah kesempatan membangun identitas baru—keluar dari bayang-bayang nama besar sang ayah, dan menulis kisahnya sendiri di Turin. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni