Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rekor Penonton MLS Terpecahkan, LAFC Kalahkan Inter Miami 3-0 di Los Angeles Coliseum

Bihan Mokodompit • Senin, 23 Februari 2026 | 12:04 WIB

LA Memorial Coliseum, Venue pembuka MLS 2026 yang memecahkan rekor penonton terbanyak.
LA Memorial Coliseum, Venue pembuka MLS 2026 yang memecahkan rekor penonton terbanyak.

RADARTUBAN - Rekor penonton MLS kembali tercipta pada laga pembuka musim ketika LAFC mengalahkan Inter Miami dengan skor telak 3-0 di Los Angeles Coliseum, Sabtu malam waktu setempat.

Sebanyak 75.673 penonton memadati stadion bersejarah tersebut untuk menyaksikan duel penuh bintang antara LAFC dan Inter Miami.

Angka tersebut menjadi catatan terbesar sepanjang sejarah laga pembuka musim MLS.

Jumlah itu juga tercatat sebagai penonton terbanyak kedua dalam pertandingan tunggal musim reguler sepanjang sejarah kompetisi sepak bola Amerika Serikat tersebut.

Atmosfer megah di stadion menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini.

Dipindahkan ke Stadion Ikonik

Manajemen LAFC memutuskan memindahkan laga dari BMO Stadium ke Los Angeles Coliseum demi mengakomodasi tingginya animo suporter.

Los Angeles Coliseum merupakan stadion legendaris yang pernah menjadi venue utama Olimpiade 1932 dan 1984.

Stadion itu juga dijadwalkan menjadi salah satu lokasi utama pada Olimpiade Los Angeles 2028.

Keputusan tersebut terbukti tepat karena rekor penonton MLS langsung terukir.

Dominasi warna hitam dan emas memenuhi tribun stadion sepanjang pertandingan berlangsung.

Hanya sebagian kecil area yang terlihat diisi pendukung Inter Miami dengan warna merah muda khas mereka.

Deretan Bintang MLS Jadi Magnet

Pertandingan ini menyedot perhatian karena menghadirkan deretan bintang MLS di satu panggung besar.

Lionel Messi tampil bersama Inter Miami dalam laga ini.

Son Heung-min memperkuat LAFC dan mencatatkan satu assist penting.

Denis Bouanga kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak satu gol.

Pemain muda Nathan Ordaz dan David Martínez turut menyumbangkan gol untuk kemenangan LAFC.

Kehadiran para pemain papan atas tersebut membuat pertandingan ini menjadi yang paling banyak ditonton secara global pada hari yang sama.

Kapasitas besar Los Angeles Coliseum menjadi faktor pembeda dibanding stadion klub-klub top Eropa dan Amerika Selatan.

Kemenangan Dominan LAFC

LAFC tampil dominan sejak awal pertandingan.

Inter Miami kesulitan mengembangkan permainan di bawah tekanan tuan rumah.

Gol demi gol tercipta tanpa mampu dibalas oleh tim tamu.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan kesiapan LAFC menghadapi musim baru MLS.

Catatan rekor penonton MLS pun menjadi bukti bahwa kompetisi sepak bola Amerika Serikat semakin diminati.

Pencapaian ini mendekati rekor tertinggi yang sebelumnya dipegang laga LA Galaxy kontra LAFC di Rose Bowl dengan 82.110 penonton pada 2023.

Komentar Denis Bouanga Usai Laga

Denis Bouanga menyampaikan apresiasinya terhadap atmosfer stadion yang luar biasa.

“Atmosfer di stadion sangat bagus untuk tim,” ujar Bouanga kepada wartawan seusai laga.

“Kami tahu para suporter datang untuk mendukung kami. Itu bagus untuk rekan-rekan setim dan juga untuk saya saat kami melangkah di musim ini.”

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya dukungan publik dalam membangun kepercayaan diri pemain.

Rekor penonton MLS yang tercipta juga memberi suntikan moral tambahan bagi skuad LAFC.

Agenda Berikutnya Kedua Tim

Setelah kemenangan ini, LAFC dijadwalkan menghadapi Real España pada leg kedua putaran pertama Concacaf Champions Cup.

LAFC sebelumnya menang 6-1 pada leg pertama. Selanjutnya mereka akan kembali fokus ke MLS dengan menghadapi Houston Dynamo pada 28 Februari.

Sementara itu, Inter Miami akan mencoba bangkit saat melawan rival sekota mereka, Orlando City, pada 1 Maret.

Deretan bintang MLS dipastikan kembali menjadi daya tarik utama pada laga-laga berikutnya.

Rekor penonton MLS kali ini menjadi sinyal kuat bahwa kompetisi sepak bola Amerika Serikat terus berkembang dari sisi kualitas maupun daya tarik komersial.

Kompetisi sepak bola Amerika Serikat kini semakin mendapat tempat di mata publik global.

Catatan ini mempertegas bahwa MLS bukan lagi sekadar liga berkembang, melainkan panggung besar yang mampu menghadirkan atmosfer kelas dunia. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Los Angeles #penonton #inter miami #stadion #mls #LAFC