RADARTUBAN – Petualangan Lorenzo Lucca di Inggris dipastikan berakhir tanpa akhir bahagia.
Nottingham Forest disebut tidak puas dengan dampak sang striker sepanjang musim ini dan memutuskan tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen.
Informasi tersebut disampaikan jurnalis transfer Italia Nicolò Schira melalui akun X miliknya.
Forest sebelumnya memiliki opsi untuk mempermanenkan Lucca dengan mahar € 35 juta, namun angka besar itu dinilai tak sebanding dengan kontribusi di lapangan.
Baca Juga: Napoli Capai Kesepakatan dengan Udinese! Lorenzo Lucca Siap Duet Bareng De Bruyne Guncang Serie A
Minim Dampak, Forest Pilih Mundur
Lucca datang dengan ekspektasi tinggi. Postur jangkung, profil target man klasik, serta label penyerang muda Italia membuatnya diharapkan menjadi solusi lini depan Forest. Namun kenyataan di lapangan berbicara lain.
Performa Lucca dinilai belum memberi pengaruh signifikan, baik dari sisi produktivitas gol maupun keterlibatan dalam skema permainan.
Dalam kompetisi seketat Premier League, kesabaran klub jelas terbatas.
Forest pun mengambil sikap tegas: tidak ada negosiasi lanjutan, tidak ada diskon harga. Opsi beli dibiarkan hangus.
Kembali ke Napoli, Masa Depan Kembali Abu-Abu
Dengan keputusan tersebut, Lucca dipastikan akan kembali ke Napoli pada akhir musim. Namun, kepulangan ke Serie A ini belum tentu berarti awal baru yang pasti.
Napoli kini berada di persimpangan: mempertahankan Lucca sebagai opsi rotasi, melepasnya kembali lewat skema pinjaman, atau menjadikannya komoditas jual untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub.
Harga Tinggi Tak Selalu Jaminan
Kasus Lucca kembali menegaskan satu hal klasik dalam bursa transfer: nilai transfer besar tak selalu sejalan dengan dampak instan.
Adaptasi liga, tekanan fisik, dan tuntutan taktik sering kali menjadi tembok tinggi bagi pemain yang hijrah ke Inggris.
Bagi Nottingham Forest, keputusan ini adalah langkah rasional. Bagi Lucca, ini menjadi pengingat keras bahwa reputasi harus dibuktikan di atas rumput, bukan di atas kertas kontrak.
Jalan Masih Panjang
Usianya masih muda, kariernya belum selesai. Namun satu musim tanpa kesan di Inggris jelas meninggalkan catatan.
Lucca kini pulang ke Italia dengan beban evaluasi—dan peluang terakhir untuk membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar eksperimen mahal yang gagal bersinar. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni