RADARTUBAN - Fiorentina mulai bergerak cepat mencari pelatih baru. Nama Enzo Maresca masuk radar, namun realitas di lapangan membuat peluang kesepakatan terbilang kecil.
Kabar ini pertama kali dilaporkan TuttoMercatoWeb yang menyebut klub Serie A tersebut telah melakukan kontak awal dengan mantan pelatih Chelsea itu.
Namun, situasinya tidak sederhana. Maresca bukan sosok yang mudah digoda.
Fiorentina Bergerak, Tapi Tak dalam Posisi Kuat
Manajemen ACF Fiorentina disebut mencoba membuka komunikasi untuk menjajaki kemungkinan kerja sama.
Ini menjadi sinyal bahwa klub asal Florence itu ingin melakukan reset arah proyek mereka, terutama di sektor taktik dan filosofi permainan.
Namun, langkah Fiorentina terasa seperti tembakan spekulatif.
Maresca saat ini berada dalam posisi tawar tinggi setelah reputasinya terus menanjak di Eropa.
Sumber yang sama menegaskan, peluang Maresca menerima tawaran ini sangat kecil.
Bukan karena kualitas Fiorentina diragukan, melainkan karena standar karier yang kini dipegang sang pelatih.
Maresca Bidik Level Elite
Dalam laporan tersebut disebutkan: "Maresca secara luas diperkirakan hanya akan mempertimbangkan peluang di level elite."
Kalimat ini menjelaskan arah ambisi Maresca. Ia tidak lagi berada di fase eksperimen karier.
Setiap langkah kini dihitung untuk mengamankan posisi di papan atas sepak bola Eropa.
Tak heran, namanya justru lebih sering dikaitkan dengan klub-klub besar.
Bayang-Bayang Guardiola dan Juventus
Maresca bahkan disebut sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Pep Guardiola di Manchester City di masa depan.
Ini bukan rumor biasa—melainkan narasi yang menunjukkan seberapa tinggi kepercayaan terhadap kapasitasnya.
Selain itu, Maresca juga dikaitkan dengan Juventus, klub yang secara historis selalu memburu pelatih dengan visi jangka panjang dan kemampuan taktik matang.
Dengan dua opsi besar itu di depan mata, Fiorentina jelas bukan prioritas utama.
Realita Pahit Fiorentina
Bagi Fiorentina, pendekatan ini bisa dilihat sebagai sinyal ambisi, tetapi juga cerminan keterbatasan daya tarik mereka saat ini.
Klub memang punya sejarah dan basis suporter kuat, namun dalam peta kompetisi modern, daya saing finansial dan prestasi tetap menjadi penentu.
Mengincar Maresca adalah langkah berani, tapi juga berisiko tinggi gagal.
Pada akhirnya, negosiasi ini lebih terasa sebagai upaya membuka peluang kecil di tengah persaingan besar.
Dan sejauh ini, semua indikator mengarah pada satu kesimpulan: Fiorentina harus menyiapkan opsi lain. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni