Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Uni Eropa Paksa Google Buka Android dan Data Penelusuran untuk Pesaing

Andika Julia Perdana Putra
Otoritas Uni Eropa pakda Google untuk buka Android dan data penelusuran. (Adrien/Unsplash)
Otoritas Uni Eropa pakda Google untuk buka Android dan data penelusuran. (Adrien/Unsplash)

Advertisement

RADARTUBAN - Uni Eropa mengeluarkan keputusan baru yang mewajibkan Google membuka akses Android dan data Google Penelusuran kepada perusahaan pesaing, termasuk pengembang chatbot AI seperti OpenAI maupun Microsoft.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penerapan Digital Markets Act DMA terhadap Google sebagai perusahaan yang berstatus "gatekeeper".

Melalui keputusan tersebut, Google diwajibkan memberikan akses yang lebih luas kepada asisten AI pihak ketiga agar memiliki kemampuan setara dengan Gemini di Android.

Advertisement

Saat ini, Gemini sebagai aplikasi bawaan sistem memiliki akses lebih dalam ke berbagai fungsi perangkat, mulai dari mengendalikan aplikasi lain, mengakses fitur perangkat keras, hingga mendukung aktivasi melalui perintah suara.

Uni Eropa menilai keterbatasan akses tersebut membuat pesaing sulit menghadirkan pengalaman AI yang setara.

Advertisement

Nantinya, pengguna Android di kawasan tersebut diperkirakan dapat memilih asisten AI favorit mereka, mirip seperti mekanisme pemilihan browser yang telah diterapkan sebelumnya.

Selain Android, Uni Eropa juga mewajibkan Google membagikan sebagian data Google Penelusuran kepada mesin pencari dan layanan AI pesaing.

Data yang dibagikan harus melalui proses anonimisasi agar identitas pengguna tetap terlindungi. Proses tersebut nantinya akan diawasi oleh pihak independen.

Jelas saja Google menolak keputusan tersebut. Perusahaan itu memperingatkan bahwa kebijakan yang dikeluarkan oleh Uni Eropa berpotensi melemahkan perlindungan privasi serta keamanan perangkat bagi jutaan pengguna di Eropa.

Menurut Google, akses yang lebih luas terhadap izin sistem Android dapat membuka risiko keamanan apabila tidak melalui proses verifikasi yang selama ini diterapkan pada aplikasi bawaan.

Advertisement
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar TubanIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

LineageOS Tegaskan Verifikasi Pengembang Google Tak Akan Memengaruhi Pengguna Custom ROM

LineageOS Tegaskan Verifikasi Pengembang Google Tak Akan Memengaruhi Pengguna Custom ROM

LineageOS menegaskan kebijakan Android Developer Verification dari Google tidak berlaku bagi perangkat yang menggunakan custom ROM buatannya.

Microsoft Edge Kini Dukung Login dengan Akun Google, Sinkronisasi Data Jadi Lebih Mudah

Microsoft Edge Kini Dukung Login dengan Akun Google, Sinkronisasi Data Jadi Lebih Mudah

Microsoft Edge menghadirkan dukungan login menggunakan akun Google. Pengguna kini lebih mudah menyinkronkan bookmark, riwayat, dan data di berbagai perangkat.

Google Siapkan Widget Collections Baru di Play Store, Akses Aplikasi Jadi Lebih Cepat

Google Siapkan Widget Collections Baru di Play Store, Akses Aplikasi Jadi Lebih Cepat

Google tengah mengembangkan widget Collections baru di Play Store. Pengguna Android nantinya bisa mengakses aplikasi favorit berdasarkan kategori langsung dari layar utama.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer