RADARTUBAN - Setelah pada bulan Maret lalu Nintendo berhasil menggugat salah satu emulator Nintendo switch yang populer yakni Yuzu hingga bangkrut, kali ini Nintendo berhasil kembali untuk menutup emulator pesaing Yuzu yakni Ryujinx.
Ryujinx merupakan emulator Nintendo Switch yang berbasis open source untuk sistem operasi Windows, Linux, dan MacOS.
Pengumuman mengenai ditutupnya emulator Ryujinx disampaikan pada platform Discord.
Pengembang emulator Ryujinx mengaku telah dihubungi pihak Nintendo dengan kesepakatan untuk menyetujui penghentian proyek emulator tersebut. Namun tidak ada rincian tambahan mengenai kesepakatan antara Nintendo dan pengembang emulator Ryujinx.
"Kemarin, gdkchan dihubungi oleh Nintendo dan ditawari kesepakatan untuk berhenti mengerjakan proyek tersebut, menghapus organisasi dan semua aset terkait yang berada dalam kendalinya. Sambil menunggu konfirmasi apakah ia akan menerima perjanjian ini, organisasi tersebut telah dihapus, jadi saya rasa aman untuk mengatakan apa hasilnya," tulis akun rip in peri peri di platform Discord.
Meskipun Ryujinx terlah resmi di tutup oleh Nintendo, pengguna lama yang sudah terlebih dahulu menginstal Ryujinx tetap dapat menjalankan emulator tersebut secara normal.
Akan tetapi halaman unduhan dan repositori Github milik Ryujinx telah di hapus. Itu artinya pengguna baru sudah tidak dapat mengunduh dan melihat kode sumber Ryujinx.
Pada bulan lalu emulator Ryujinx menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan komunitas gamer. Pasalnya emulator ini mampu menjalankan game The Legend of Zelda: Echoes of Wisdom pada frame rate lebih dari 120 fps, jauh melampaui kemampuan Nintendo Switch.
Nintendo sendiri merupakan salah satu perusahaan yang gencar untuk mengambil tindakan tegas terhadap emulator.
Bahkan pada tahun lalu Nintendo bekerja sama dengaan perusahaan keamanan siber untuk memburu pelaku pembajakan game miliknya. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama