RADARTUBAN - Iklan merupakan elemen krusial yang memainkan peran sentral dalam mendongkrak pendapatan berbagai platform media sosial.
Bagi para pelaku usaha, iklan menjadi alat strategis untuk memasarkan produk atau layanan melalui kanal media yang tersedia.
Meski begitu, iklan menjadi sumber pemasukan utama bagi berbagai platform digital.
Tidak sedikit pengguna yang justru berupaya mencari cara agar dapat mengurangi, bahkan memblokir kemunculan iklan demi kenyamanan dan pengalaman menjelajah yang lebih bersih serta fokus.
Berikut ini adalah panduan praktis untuk membatasi atau menghentikan penayangan iklan di beberapa platform populer seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan X:
Berdasarkan informasi dari situs resmi Facebook, langkah awal untuk menghentikan iklan adalah dengan menjeda iklan terlebih dahulu.
Setelah itu, pengguna bisa mengikuti prosedur berikut untuk menghapus iklan yang dimaksud:
1. Akses halaman Facebook yang menjadi sumber iklan.
2. Klik opsi Lihat Fitur yang berada di bagian atas halaman.
3. Pilih menu Pusat Iklan yang terdapat di bagian Kembangkan Pemirsa Anda.
4. Klik Kelola.
5. Cari iklan yang ingin dihapus, kemudian pilih iklan tersebut.
6. Di bagian Detail, klik opsi Hapus.
7. Konfirmasi penghapusan dengan mengklik Hapus sekali lagi.
Perlu dicatat, jika iklan berasal dari unggahan yang dipromosikan, maka unggahan tersebut harus dalam keadaan dijeda terlebih dahulu sebelum iklan dapat dihapus sepenuhnya.
Sedangkan menurut penjelasan dari laman resmi Instagram, pengguna diberikan opsi untuk menolak penayangan iklan baik di fitur Reels maupun di kabar profil.
Namun, opsi ini hanya tersedia untuk akun yang telah memenuhi syarat monetisasi.
Jika kriteria tersebut telah terpenuhi, iklan yang muncul dari program terkait dapat dihapus melalui langkah-langkah berikut:
1. Masuk ke menu Pengaturan di aplikasi Instagram.
2. Pilih Fitur dan Kontrol Kreator atau Fitur dan Kontrol Bisnis.
3. Klik Penempatan Iklan.
4. Nonaktifkan pilihan Iklan di Reels, Iklan di Kabar Profil, atau keduanya.
Namun demikian, penting untuk diketahui bahwa menonaktifkan iklan tidak akan mempengaruhi peluang monetisasi di masa depan.
Berbeda dengan instagram dan facebook, pada laman resmi TikTok Ads Manager, pengguna diberikan kendali atas iklan melalui fitur tombol Aktif/Nonaktif.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyalakan atau mematikan kampanye, grup iklan, maupun iklan individu secara fleksibel.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengelola Iklan:
• Iklan yang sudah dihapus atau masih dalam proses peninjauan tidak bisa diaktifkan kembali.
• Ketika sebuah kampanye, grup iklan, atau iklan dinonaktifkan, elemen tersebut tidak akan hilang dari sistem.
• Jika kampanye dimatikan, maka seluruh grup iklan dan iklan di dalamnya otomatis ikut nonaktif. Hal yang sama berlaku jika grup iklan dinonaktifkan.
Langkah-langkah untuk Mengaktifkan atau Menonaktifkan Iklan:
1. Buka halaman Kampanye pada TikTok Ads Manager.
2. Masuk ke tab Kampanye, Grup Iklan, atau Iklan, sesuai kebutuhan.
3. Klik tombol Aktif/Nonaktif yang berada di samping elemen yang ingin diubah statusnya.
Saat status sebuah iklan atau kampanye dinonaktifkan, maka penayangannya akan dihentikan secara otomatis dan anggaran yang tersedia tidak akan digunakan sampai status tersebut diaktifkan kembali.
Situs resmi X menawarkan dua paket langganan berbayar yang memungkinkan pengguna mengurangi atau bahkan menghilangkan iklan dari tampilan mereka, yaitu paket Premium dan Premium+. Berikut penjelasan mengenai kedua opsi tersebut:
Langganan Premium :
Pengguna yang memilih paket Premium akan mendapatkan pengalaman menjelajah dengan jumlah iklan yang lebih sedikit—sekitar 50 persen lebih sedikit di halaman For You dan Following.
Postingan non-iklan (organik) juga akan lebih sering ditampilkan, memberikan nuansa menjelajah yang lebih alami dan nyaman.
Namun, pengurangan ini tidak mencakup seluruh jenis iklan.
Iklan tetap akan muncul pada bagian profil, balasan postingan, video Amplify, tren promosi, dan akun yang disarankan.
Langganan Premium+:
Jika ingin pengalaman menjelajah tanpa gangguan iklan, layanan Premium+ merupakan solusi yang paling optimal.
Iklan tidak akan muncul di bagian For You, Following, balasan, maupun profil. Meski begitu, masih ada kemungkinan munculnya konten bersponsor sesekali.
Akses terhadap fitur Premium+ hanya diberikan kepada akun yang telah diverifikasi, yaitu akun yang memiliki tanda centang biru sebagai indikator kelayakan.
Maka dari itu, bagi pengguna yang ingin menjelajah platform X tanpa interupsi iklan, berlangganan ke versi Premium atau Premium+ menjadi langkah paling efektif. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni