Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

WhatsApp di Windows 11 Beralih ke WebView, Pengguna Keluhkan Boros RAM

Andika Julia Perdana Putra • Sabtu, 15 November 2025 | 04:45 WIB
Pengguna keluhkan masalah performa WhatsApp di Windows 11.
Pengguna keluhkan masalah performa WhatsApp di Windows 11.

RADARTUBAN - Platform WhatsApp di Windows 11 tengah memasuki fase besar setelah Meta mulai mengganti aplikasi native dengan versi baru yang berbasiskan WebView.

Melansir dari Gizmochina, aplikasi baru WhatsApp ini pada dasarnya hanya menjalankan WhatsApp versi web melalui WebView2 yang dibangun di atas Chromium.

Hal tersebut menandai kembalinya pendekatan Meta yang disebut sebagai 'like browser' setelah bertahun-tahun mengembangkan klien WhatsApp berbasiskan WinUI atau UWP asli.

Perubahan ini ternyata membawa konsekuensi yang cukup besar dari sisi performa.

Dari pengujian awal, aplikasi WhatsApp versi baru ini mengonsumsi memori yang melonjak drastis daripada versi sebelumnya.

Saat baru dibuka, aplikasi ini telah mengonsumsi RAM sekitar 300MB, belum termasuk proses latar belakang Chromium yang akan berjalan terus-menerus.

Sedangkan, setelah pengguna log in dan membuka sebuah obrolan, penggunaan memori pada WhatsApp menembus hingga lebih dari 1GB dan berpotensi terus membesar tergantung pada seberapa aktif percakapan.

Baca Juga: WhatsApp Tingkatkan Keamanan, Backup Chat Kini Tak Perlu Kunci Rumit Lagi

Besarnya konsumsi ini membuat performa WhatsApp versi baru ini dilaporkan menurun.

Sejumlah pengguna mengatakan navigasi terasa lambat, animasi kurang halus, dan beberapa fitur khas Windows 11, seperti notifikasi serta mode jangan ganggu tidak bekerja secara maksimal.

Alhasil, WhatsApp versi baru ini terasa kurang menyatu dengan sistem operasi Windows 11 dibandingkan aplikasi nativenya dulu.

Tetapi ada laporan yang menjadi alasan mengapa Meta mengubah pendekatannya ini.

Perusahaan tersebut dikabarkan tengah mengalami restrukturisasi yang berdampak pada mengecilnya tim pengembang aplikasi WhatsApp.

Dengan menggunakan satu basis kode berdasarkan web, proses pengembangan menjadi lebih cepat dan efisien, tetapi hal ini mengorbankan pengalaman pengguna.

WhatsApp versi baru ini telah tersedia di Microsoft Store.

Saat ini Meta belum memaksa pengguna aplikasi versi lama untuk update ke versi baru, tetapi kemungkinan hal ini hanya menunggu waktu sebelum perusahaan memaksa pengguna beralih ke aplikasi baru. (*/lia)

Editor : radar tuban digital
#menurun #memori #melonjak #whatsapp #navigasi #Windows 11 #lambat #latar belakang #WebView2 #meta #versi baru