Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Windows 11 Dihujani Keluhan, Microsoft Akui Mulai Kehilangan Kepercayaan

Andika Julia Perdana Putra • Minggu, 1 Februari 2026 | 13:30 WIB
Microsoft akui Windows 11 mempunyai banyak masalah di dalamnya.
Microsoft akui Windows 11 mempunyai banyak masalah di dalamnya.

RADARTUBAN - Berakhirnya dukungan untuk Windows 10 pada bulan Oktober lalu, justru menjadi ujian berat bagi Microsoft.

Bagaimana tidak, alih-alih migrasi ke Windows 11 berjalan mulus, kenyataannya justru sebaliknya.

Banyak pengguna mengeluh soal bug, performa yang tida stabil, hingga fitur yang kurang relevan di Windows 11.

Situasi ini perlahan menggerus kepercayaan terhadap sistem operasi yang selama belasan tahun mendominasi pasar perangkat PC.

The Verge dalam laporannya mengatakan Microsoft telah menyadari adanya masalah tersebut. Perusahaan dikabarkan telah mulai mengambil langkah serius untuk membenahi sistem inti dari Windows 11.

Dalam beberapa bulan ke depan, tim pengembang Windows 11 akan difokuskan untuk menangani isu yang paling mendesak. Isu ini akan menyangkut bug yang mengganggu aktivitas haruan, penurunan kinerja sistem, hingga pengalaman game yang dirasa kurang optimal.

Presiden Microsoft Windows dan Devices, Pavan Davuluri mengakui bahwa penting bagi perusahaan untuk mendengarkan feedback dari para penggunanya.

Dia menegaskan Microsoft akan memprioritaskan peningkatan performa serta pengalaman penggunaan secara keseluruhan demi membantu kembali kepercayaan publik yang sempat menurun.

Apalagi di saat yang sama, tekanan Windows semakin berat dengan terus meningkatnya minat pengguna untuk beralih ke Linux.

Dari hasil survei, pengguna Linux kini tembus angka 3 persen, naik dari yang sebelumnya 2 persen. Meskipun terlihat kecil, tetapi pertumbuhan ini cukup signifikan.

Selain itu perusahaan seperti Valve juga mempunyai andil yang besar dalam meningkatnya pertumbuhan pengguna Linux. Hal tersebut dikarenakan Valve menciptakan kompatibilitas penuh game Windows untuk berjalan di sistem Linux.

Upaya tersebut membuat sebagian game PC beralih ke Linux tanpa khawatir kehilangan akses ke game favorit mereka.

Dengan tekanan kompetisi yang kian nyata, Microsoft tampaknya tak punya pilihan selain berbenah, jika ingin Windows 11 kembali dipercaya pengguna. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#perangkat pc #Windows 11 #microsoft