RADARTUBAN - Pengembang asal Austria, sekaligus pencipta asisten digital berbasis AI OpenClaw, yakni Peter Steinberger resmi bergabung dengan OpenAI. Kabar tersebut diumumkan langsung oleh CEO OpenAI, Sam Altman.
Altman mengatakan bergabungnya Steinberger akan mendorong lahirnya generasi baru agen AI yang lebih personal.
OpenClaw sendiri sempat naik daun dalam beberapa waktu belakangan berkat klaimnya sebagai AI yang benar-benar melakukan sesuatu.
Asisten teras dibuat untuk menangani berbagai tugas seperti mengelola email dan kalender, melakukan check-in penerbangan, hingga berurusan dengan perusahaan asuransi.
Sebelum menggunakan nama OpenClaw, proyek ini dikenal denagai Clawdbot dan Moltbot.
Dalam pernyataannya, Peter Steinberger menegaskan bahwa ambisinya bukan membangun perusahaan raksasa. Dia lebih tertarik untuk menciptakan proyek yang berdampak luas bagi pengguna.
Steinberger menilai dengan bergabung dengan OpenAI, dia dapat mewujudkan ambisinya tersebut lebih cepat.
Di sisi lain, proyek yang telah dia bangun, yakni OpenClaw tidak akan sepenuhnya dihentikan.
Proyek tersebut akan berada dibawah naungan yayasan dan tetap dikembangkan sebagai perangkat lunak sumber terbuka dengan didukung oleh OpenAI.
Sejak diperkenalkan pada bulan November lalu, OpenClaw mencatat pertumbuhan yang cukup pesat dengan lebih dari 100 ribu ulasan di GitHub.
Hanya saja, popularitas tersebut memunculkan peringatan mengenai potensi risiko keamanan jika OpenClaw dikonfigurasi secara keliru.
Terlepas dari itu semua, Steinberger tetap akan membuat OpenClaw sebagai proyek sumber terbuka sesuai tujuan awalnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni