Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Shirath, Band Rock Tuban dari Pantura Digawangi Dua Personel, Sepakat Membentuk Band Usai Jamming Bareng

Andreyan (An) • Jumat, 23 Agustus 2024 | 01:28 WIB

Photo
Photo

 

Setelah sukses melahirkan single pertamanya yang berjudul: Shirath, band bergenre rock alternatif asal Kecamatan Tambakboyo itu kembali meluncurkan single kedua berjudul: Kentara. Dalam setiap liriknya, lagu ini memiliki makna semangat membara bagi jiwa-jiwa muda.

ANDREYAN, RADARTUBAN

MEMBAWAKAN lagu bergenre rock menjadi ciri khas penampilannya di atas panggung.

Namun, siapa sangka di balik genre musik yang didominasi lirik bernada keras itu justru kesan ramahlah yang dipancarkan oleh kedua personelnya.

Band lokal asal Desa/Kecamatan Tambakboyo itu berisikan dua personel yang digawangi Naim Rifai dan Rolex Sandi Arba.

Kedua pemuda yang berasal dari pesisir barat pantai utara (pantura) Tuban itu sama-sama memiliki hobi dalam bermusik.

Terbentuknya band ini cukup singkat. Berawal dari perjumpaannya di tahun 2017.

Keduanya memiliki inisiatif untuk sama-sama berkarya di dunia musik.

Itu tercetus usai melakukan jamming. Lalu terkoneksi dan memunculkan chemistry antara keduanya.

Dituturkan Bonak—sapaan akrab—Naim Rifai, nama Shirath mempunyai arti jalan.

Lantaran menyimpan makna yang menggambarkan harapan dari kedua personelnya itu.

‘’Untuk mencapai tujuan apa pun di dunia ini maka harus melalui jalan yang panjang terlebih dahulu,’’ ujar dia.

Juni 2024, single Egosentris menjadi karya lagu pertamanya dia dunia musik.

Liriknya berkisah tentang ego yang melekat dalam sifat manusia.

Lagu ini cukup menggambarkan apa yang terjadi di era sekarang.

’Relate dengan masa ini, terutama terhadap individu yang haus akan validasi,’’ ujar bassist Shirath itu.

Tak membutuhkan waktu berbulan-bulan, Shirath kembali meluncurkan karyanya di bulan ini dengan single kedua berjudul: Kentara.

Lagu ini kental dengan rasa semangat yang ingin ditularkan oleh kedua personel kepada pendengar melalui lirik-lirik dalam setiap baitnya.

‘’Momennya juga tepat dengan bulan Agustus yang penuh dengan nuansa semangat perjuangan,’’ ucap Bonak.

Bassist berusia 31 tahun itu menuturkan, prosesnya dalam membuat karya selama delapan bulan ini bisa dibilang cukup singkat, lantaran di tahun sebelum-sebelumnya sudah mulai menabung beberapa lagu untuk rekaman dalam rentang waktu beberapa bulan ke depan.

Bersama label rekaman Praja Creatoria—label rekaman musik lokal dari Kecamatan Tambakboyo.

Diungkapkan Bonak, setelah melahirkan dua single lagu, ke depan akan membuat mini album dan berkolaborasi bersama musisi asal Bekasi untuk menjadi bagian satu proses kreatif lagu terbaru.

‘’Kami akan featuring sama Candra Kim, gitaris band Peraukertas,’’ pungkasnya (*/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#musik #band rock tuban #rock #Singel