Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sheilla, Sang Dewi Lanjar dari SMAN 1 Tuban: Tampil Cantik dan Mempesona di TSNC 2025

Yudha Satria Aditama • Minggu, 31 Agustus 2025 | 20:59 WIB
SMAN 1 Tuban tampil spektakuler di Tuban Specta Night Carnival, Sheilla Aulia memukau sebagai Dewi Lanjar, lengkap dengan kereta hias megah istana laut.
SMAN 1 Tuban tampil spektakuler di Tuban Specta Night Carnival, Sheilla Aulia memukau sebagai Dewi Lanjar, lengkap dengan kereta hias megah istana laut.

RADARTUBAN - Ribuan pasang mata langsung terhipnotis saat rombongan SMAN 1 Tuban melintas di dalam barisan Tuban Specta Night Carnival 2025, Sabtu (30/8) malam.

Salah satu yang memikat itu adalah Sheilla Aulia Qurrahman, 16, yang memerankan maskot dari cerita rakyat Palang: Dewi Lanjar Sang Maharani Segara Lor.

Dengan mengusung tema Magical Myth of Nusantara, sekolah unggulan di jantung kota ini menghadirkan cerita rakyat yang sangat menarik.

Sebuah cerita legenda sakral yang banyak dipercaya masyarakat pesisir, persisnya di sekitar Kecamatan Palang.

Di antara gemerlap lampu dan sorak penonton, ada salah satu sosok maskot yang menarik diperhatikan.

Mengenakan busana biru-hijau zamrud berhias emas dan kristal, pelajar yang akrab disapa Sheilla ini tampil anggun di atas kereta hias berbentuk istana bawah laut.

Senyumnya yang tenang, gerak tangannya yang lembut, hingga tatapan matanya yang teduh seolah benar-benar menghidupkan sosok gaib penjaga laut utara Jawa itu.

‘’Awalnya saya deg-degan, karena Dewi Lanjar bukan sekadar tokoh legenda. Beliau adalah sosok yang dihormati masyarakat pesisir. Tapi saya bangga bisa dipercaya membawa cerita ini,” ungkap Sheilla dengan wajah berbinar usai penampilan.

Penampilan SMAN 1 Tuban tidak hanya sekadar parade kostum. Setiap detail menyimpan simbol penuh makna.

Maskot dayang dihiasi ornamen ikan, melambangkan keberkahan laut. Dayang Dewi Lanjar menari anggun dengan kipas berbentuk ombak, melukiskan kesetiaan dan kelembutan.

Sementara itu, prajurit laut gagah dengan trisula mencerminkan kewibawaan dan keberanian.

Puncaknya, kereta hias megah menjadi simbol istana bawah laut—tempat sang Dewi bersemayam.

Latar biru-kehijauan dengan nuansa emas menambah aura sakral yang membuat penonton seakan dibawa masuk ke kedalaman samudra.

Tak berhenti di situ, SMAN 1 Tuban juga menghidupkan tradisi pesisir lewat Tari Miyang sebagai doa keselamatan nelayan, ritual Sedekah Laut dengan larung kepala kerbau sebagai wujud syukur.

Selain itu, Pathol Gongseng—tradisi gelut khas Palang yang sarat filosofi juga turut ditampilkan.

Seluruh rangkaian berpadu menjadi satu persembahan yang bukan hanya indah dipandang, tapi juga menggetarkan jiwa.

Malam itu, lulusan SMPN 2 Tuban ini bukan sekadar menjadi maskot carnival sekolah.

Dia menjelma menjadi jelmaan Dewi Lanjar yang penuh wibawa, menegaskan bahwa mitos dan budaya bukan hanya cerita masa lalu, tetapi warisan hidup yang terus berdenyut di hati masyarakat Tuban. (*) 

Editor : Yudha Satria Aditama
#maskot #Tuban Specta Night Carnival #SMAN 1 Tuban #palang #TSNC