Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gemini Intelligence Resmi Hadir, Android Bakal Makin Pintar dan Mandiri

Andika Julia Perdana Putra
Google hadirkan Gemini Intelligence yang buat ponsel Android jauh lebih cerdas.(@koltregraskes/X)
Google hadirkan Gemini Intelligence yang buat ponsel Android jauh lebih cerdas.(@koltregraskes/X)

Advertisement

RADARTUBAN - Baru-baru ini, Google resmi memperkenalkan sistem baru bernama Gemini Intelligence yang digadang-gadang bakal membuat perangkat Android bekerja lebih otomatis tanpa banyak campur tangan pengguna.

Fitur yang diumumkan dalam ajang Android Show: I/O Edition ini, akan hadir pertama kali di ponsel Pixel serta jajaran seri Samsung Galaxy terbaru.

Gemini Intelligence pada dasarnya merupakan agen AI yang mampu menjalankan tugas multi-langkah di berbagai aplikasi

Google mengklaim pihaknya telah mengembangkan sistem ini selama lima bulan agar bisa bekerja lebih lancar dan memahami konteks penggunaan sehari-hari.

Salah satu contoh yang diperlihatkan adalah kemampuan Gemini membaca silabus kuliah di Gmail.

Advertisement

Kemudian secara otomatis AI tersebut akan memasukkan buku-buku yang dibutuhkan ke keranjang belanja. Selain itu, Gemini juga dapat memahami konteks visual dari layar maupun foto.

Google menyebut sistem ini bekerja layaknya asisten digital yang dapat berpindah antar aplikasi tanpa pengguna harus menyalin atau mengetik ulang informasi secara manual.

Tak hanya itu, Google juga menghadirkan fitur autofill baru berbasis Gemini di Android dan Chrome.

Sistem ini mampu mengisi formulir dengan lebih pintar dan mendukung lebih banyak kolom data. Fitur tersebut akan muncul melalui saran di Gboard dan membutuhkan izin khusus dari pengguna.

Tidak sampai disana, input suara Gboard pun ikut ditingkatkan lewat teknologi bernama Rambler.

Advertisement
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Sumber : 9to5google.com, engadget.com
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar TubanIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Internet Dinilai Semakin Tertutup, GrapheneOS Kritik Keras Google dan Apple

Internet Dinilai Semakin Tertutup, GrapheneOS Kritik Keras Google dan Apple

GrapheneOS menilai Google dan Apple membuat internet makin tertutup lewat sistem verifikasi perangkat.

Google Batasi Gemini Intelligence, Banyak HP Flagship Lama Tak Kebagian

Google Batasi Gemini Intelligence, Banyak HP Flagship Lama Tak Kebagian

Google menetapkan syarat hardware tinggi untuk Gemini Intelligence sehingga banyak HP flagship lama belum mendukung fitur AI baru.

Tak Ada Dokter Lulusan Google atau ChatGPT, dr. Henry Suhendra Ingatkan Risiko Diagnosis Mandiri

Tak Ada Dokter Lulusan Google atau ChatGPT, dr. Henry Suhendra Ingatkan Risiko Diagnosis Mandiri

Dokter Henry Suhendra mengingatkan masyarakat agar tidak mendiagnosis penyakit sendiri hanya berdasarkan Google dan AI.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer