Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bisnis Baju Bekas Kian Menjamur di Tuban, Bisa Dapat Untung hingga Rp 35 juta

Piscella Aisa Kusuma • Rabu, 11 Oktober 2023 | 21:00 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN – Tidak selamanya tampil modis itu mahal. Belakangan ini, thrifting atau belanja barang bekas bermerek menjadi tren di kalangan masyarakat.

Dan ini menjadi solusi bagi mereka yang ingin tampil keren dengan barang branded, tapi tidak mahal.

Pun demikian di Tuban. Sejumlah masyarakat mulai gemar thrifting. Bahkan, oleh sebagian orang menjadi solusi gaya hidup: bahwa tampil modis tidak harus mahal.

Gicha Suha Putri Sagita, salah satu pelaku usaha pa kaian bekas di Tuban mengungkapkan bahwa bisnis pakaian second bermerek cukup menjanjikan. Pasalnya, tampil keren di era sekarang ini seakan menjadi tuntutan.

‘’Dan thrifting bisa menjadi solusi,’’ terang Gicha—sapaan akrabnya.

Tingginya peminat baju bekas bermerek itu tampak dari omzet yang didapat Gicha per bulan. Rata-rata Rp 35 juta.

Dikatakan dia, tingginya minat masyarakat terhadap pakaian bekas ini dikarenakan barang-barang yang dijual merupakan barang dengan kualitas premium.

‘’Jadi, dengan harga murah, masyarakat sudah bisa mendapat pakaian dengan kondisi yang baik,’’ ungkapnya.

Pakaian bekas yang dijual lulusan SMKN 1 Tuban ini tidak serta merta dijual begitu saja.

Wanita 28 tahun itu harus melakukan penyortiran terhadap seluruh barang yang akan dijual. Barang-barang yang telah lulus sortir kemudian dikirim ke pihak laundry untuk dicuci sebelum dijual.

‘’Pakaian bekas yang kami jual juga sudah kami pastikan dalam keadaan bersih,’’ terang Gicha. (sel/tok)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #thrift #baju bekas #bisnis