Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Diverifikasi, Terdata Ada 90 Ormas dari 287 Ormas di Tuban Tak Jelas

Aimatul Fauziyah • Jumat, 20 Oktober 2023 | 20:00 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN – Tidak semua organisasi masyarakat (ormas) di Tuban aktif. Hasil verifikasi yang dilakukan Badan Kesatuan Bangsa, dan Politik (Bakesbangpol), dari 287 ormas yang terdata, 90 di antaranya diklaim tidak aktif.

‘’Hasil verifikasi, hanya 197 ormas yang aktif,’’ kata Kepala Bakesbangpol Tuban Yudi Irwanto. Hanya saja, Yudi—sapaan akrabnya—tidak memerinci ormas mana saja yang tidak jelas tersebut.

Disampikan dia, verifikasi adalah bagian dari upaya menyusun big data. Sehingga mendapatkan data yang valid terkait keberadaan ormas di Kabupaten Tuban.

Ini sekaligus menjadi induk data ketika dibutuhkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Tuban.

‘’Proses verifikasi ini kami cocokan dengan fakta di lapangan. Sehingga mendapatkan data yang valid,’’ ujarnya.

Dari hasil verifikasi tersebut, terang Yudi, ormas yang tidak aktif itu rata-rata tidak memiliki kantor atau tidak sesuai dengan yang didaftarkan, dan ada juga yang sudah beralih fungsi.

‘’Banyak sekali nama dan alamat (ormas, Red) yang didaftarkan tidak sesuai fakta di lapangan,’’ katanya, dan itulah yang kemudian dinilai tidak aktif.

Selain fakta di atas, lanjut mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban tersebut, ormas yang dinyatakan tidak aktif karena tidak melakukan perpanjangan masa aktif.

‘’Karena tidak dilaporkan ke kami (Bakesbangpol), sehingga kami anggap tidak aktif,’’ terangnya.

Yudi mengimbau, jika tidak ingin dianggap tidak aktif, maka setiap ormas harus tertib administrasi.

Misalnya, melaporkan secara periodik kepengurusan ormas dan aktif menjalin komunikasi dengan Bakesbangpol.

‘’Ormas-ormas yang terdata akan terus kami verifikasi. Dan sangat mungkin jumlah ormas tidak aktif akan terus bertambah,’’ ujarnya.

Mantan Satf Ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum, dan Politik itu menambahkan, sejumlah ormas yang terdaftar memiliki latar belakang yang berbeda-beda.

Di antaranya, organisasi keagamaan, paguyuban, yayasan pendidikan, pencak silat, sosial masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Dia berharap, keberadaan ormas di Tuban bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Tuban yang lebih baik.

‘’Dan tidak kalah penting, kami harap semua ormas yang ada di Tuban menjujung tinggi nilai-nilai Pancasila,’’ pesannya. (zia/tok)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #organisasi masyarakat #Ormas