RADARTUBAN-Memanfaatkan kencang dan stabilnya angin yang berembus di kawasan pesisir Tuban, mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) merancang pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang.
Peranti yang memanfaatkan angin tersebut diharapkan mengurangi beban biaya listrik untuk operasional pompa air dan penerangan tambak garam di wilayah setempat. Proyek yang bekerja sama dengan PLN tersebut sekarang ini masih dikembangkan untuk mendapatkan daya listrik yang lebih besar.
Budiono, salah satu penanggungjawab proyek tersebut mengatakan, PLTB diharapkan memudahkan petani garam dalam proses produksi.
“Biaya pengeluaran produksi garam bisa berkurang. Saat ini daya listriknya baru bisa dipakai untuk lahan garam di sekitar,” ujarnya menjawab pertanyaan Jawa Pos Radar Tuban.
Mulanya, uji coba kincir angin dimulai dari generator 450-500 Watt. Kemudian dikembangkan tiang setinggi 12 meter.
“Setelah didirikan tiang, sempat break beberapa bulan dan baru dilanjutkan kembali,” ujar pria 52 tahun itu.
Reza Dwi Alamsyah, 21, teknisi PLTB mengatakan, proyek ini dicanangkan sejak 2019. Awalnya, dia dan teman-temannya melakukan analisa angin di sejumlah daerah. “Kita melaku kan uji coba angin di Madura, Raja Ampat, dan Tuban. Karena intensitas angin di Tuban dirasa stabil, akhirnya didirikan di sini, jelasnya.
Mahasiswa semester akhir asal Madiun itu mengungkapkan, setelah vakum beberapa bulan, proyek tersebut dilanjutkan kembali pada awal 2022. “Ketika melanjutkan, kami fokus pada uji coba fungsi tower setinggi tujuh meter,” ujarnya.
Reza menuturkan, pada 2023 dia dan teman-temannya baru saja mendiri kan tower setinggi 24 meter de ngan bilah 5 meter. Pro yek ini masih dalam pengawasan PLN. Target yang dicanangkan PLN minimal bisa mencapai 15 Kwh perhari.
“Kami bisa hasilkan 20 Kwh perhari, bahkan lebih. Progres nya cukup baik,” ujar mahasiswa jurusan teknik kelistrikan itu.
Setiap tahun, lanjut Reza, PLN mengevaluasi proyek tersebut dengan harapan setiap tahun melebihi target. “Jika proyek ini berhasil, kedepannya akan dikembangkan lagi oleh PLN di tempat lain yang punya kondisi angin yang stabil seperti di Tuban,” ujarnya.(an/ds)
Editor : Muhammad Azlan Syah