Menjadi kontestan Master Chef Indonesia (MCI) season 8 merupakan salah satu capaian membanggakan bagi Olivia Tommy Putri, 27. Namun, siapa sangka wanita yang kini namanya naik daun tersebut sempat menghabiskan masa kecilnya di Tuban.
BERAWAL dari menyalurkan hobi memasaknya, Oliv, sapaan akrabnya, berhasil masuk hingga Top 7 Master Chef Indonesia season 8.
Kompetisi memasak di salah satu stasiun televisi swasta nasional itu sekaligus menjadi batu pijakannya untuk membesarkan namanya. Dia mengatakan, bakat memasak yang dimiliki tak lepas dari cerita masa kecilnya saat masih di Tuban.
‘’Waktu masih tinggal di Tuban, sering membantu orang tua yang punya katering,’’ kenang dia.
Wajarnya anak-anak, Oliv tidak langsung memasak di dapur. Dia lebih dulu menghabiskan waktunya untuk bermain masak-masakan bersama teman sebayanya.
Hingga akhirnya saat menjadi siswi SD Pusaka Tuban, Oliv baru dipercaya membantu kedua orang tuanya meracik resep menu-menu katering.
‘’Dulu waktu kecil suka banget main masak-masakan pakai tepung terigu dicampur pewarna,” tuturnya.
Rutinitas tersebut berlanjut hingga dia duduk di bangku SMP Katolik Ronggolawe Tuban. Sewaktu SMP, Oliv juga rutin nonton chef Farah Quinn di televisi dan YouTube.
Chef wanita itu menjadi salah satu inspiratornya. Ketika memasuki usia remaja, bakatnya semakin berkembang karena sering diajak memasak bareng sang ibu.
‘’Olahan belut dan rajungan adalah makanan favorit saya saat masih di Tuban,’’ ujarnya.
Selain mengeksplor menu makanan, saat remaja, Olivia juga sering menjelajah keindahan alam Bumi Ronggolawe. Salah satu tempat favoritnya adalah pantai di sepanjang pesisir Tuban yang kerap dikunjungi bersama teman-temannya.
‘’Kadang juga suka bersepeda dari alun-alun hingga taman kota. Kalau sore biasanya main di depan Kelenteng Kwan Sing Bio sambil minum es,” jelas alumni Universitas Kristen Petra Surabaya itu.
Setelah lulus SMP, bungsu dari tiga bersaudara itu melanjutkan pendidikannya di Surabaya. Bakat memasaknya terus diasah dengan mengikuti lomba masak di Kota Pahlawan.
Alumni SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya ini mengaku mendapat pengalaman berharga setelah banyak mengikuti lomba.
‘’Seru bisa masak bareng, juga dapat teman baru,” ujarnya.
Saat audisi Master Chef Indonesia season 8 dibuka pada 2021, Olivia memberanikan diri ikut pada lomba memasak paling populer di tanah air itu.
Mengolah hidangan seafood tom yum with cilantro rice berhasil membawanya lolos ke babak boot camp setelah mendapat dua “yes” dari chef Juna dan chef Renata.
‘’Waktu ikut audisi, keluarga sama teman-teman nggak tahu. Pas udah masuk televisi baru mereka semua tahu,” imbuhnya.
Selama babak boot camp, wanita kelahiran 1996 itu dihadapkan tantangan basic knife skill test atau memotong ayam utuh.
Tantangan tersebut berhasil membawanya masuk ke galeri Master Chef Indonesia. Di galeri, dia berhasil menembus hingga babak tujuh besar.
‘’Nggak nyangka bisa melangkah sejauh ini, padahal awalnya ada rasa minder dengan peserta lain di MCI,” terang cewek yang kini aktif di gym tersebut.(an/yud/ds)
Editor : Muhammad Azlan Syah