RADARTUBAN – Bonus sebesar Rp 1.007.500.000 diberikan Bupati Aditya Halindra Faridzky kepada seluruh atlet dan pelatih kontingen Kabupaten Tuban yang meraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jatim 2023.
Reward berupa nominal uang tersebut diserahkan langsung oleh Mas Lindra—sapaan akrab bupati—pada puncak peringatan Hari Jadi ke-730 Tuban, Minggu (12/11).
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban Muhammad Emawan Putra mengatakan, total bonus mencapai Rp 1 miliar lebih tersebut diberikan kepada 63 atlet dan 20 pelatih yang berhasil mempersempahkan medali Dalam ajang multievent olahraga tingkat provinsi tersebut, kontingen Kabupaten Tuban sukses meraih 12 emas, 23 perak, dan 36 perunggu. Total 130 poin.
Disampaikan Emawan—sapaan akrabnya, pembagian bonus atlet dan pelatih disesuaikan dengan poin atau perolehan medali.
Bonus untuk atlet Rp 5 juta per poin. Sedangkan pelatih Rp 2,5 juta per poin. Rinciannya, perunggu 1 poin, perak 2 poin, dan emas 4 poin.
Praktis, atlet yang meraih medali emas mendapat bonus sebesar Rp 20 juta, perak Rp 10 juta, dan perunggu Rp 5 juta.
Jika medali yang didapat lebih dari satu, maka bonus yang diterima dikalikan berdasarkan poin.
Pun demikian bagi pelatih. Bonus yang diterima berdasar medali yang diraih atletnya.
Artinya, semakin banyak medali yang didapat, maka semakin besar bonus yang diterima pelatih.
‘’Bonus untuk pelatih berdasar medali yang diraih atlet binaannya,’’ terang Emawan.
Karena itu, tidak sedikit atlet dan pelatih menerima bonus hingga puluhan juta karena meraih banyak medali.
Ditegaskan Emawan, bahwa bonus yang diberikan Pemkab Tuban ini adalah bentuk apresiasi kepada atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Kabupaten Tuban.
Lebih lanjut, Emawan menyampaikan, bonus prestasi adalah bentuk implementasi menghargai kerja keras atlet dan para pelatih karena sudah memberikan prestasi terbaiknya untuk Kabupaten Tuban.
‘’Mas Bupati sangat bangga dengan perjuangan para atlet dan pelatih, baik yang sudah berhasil maupun belum mempersembahkan medali, Mas Bupati sangat mengapresiasi perjuangan para atlet dan pelatih,’’ terang dia.
Lebih lanjut mantan Inspektur Wilayah IV Inspektorat Tuban ini berpesan kepada semua atlet agar tidak hanya melihat besaran bonusnya, tapi lebih pada upaya pemkab dalam menghargai perjuangan para atlet yang membawa nama besar Bumi Ronggolawe.
‘’Dan ini (reward, Red) harus dijadikan motivasi untuk semakin berprestasi,’’ harapannya.
Ditegaskan Emawan, terpenting dan yang paling utama dalam setiap kompetisi, adalah semangat terus berjuang pantang menyerah. Sedangkan prestasi adalah bonus.
Sebagaimana yang selalu dipesankan Bupati Aditya Halindra Faridzky. ‘’Pesan beliau: harumkan dan kibarkan bendera Kabupaten Tuban di setiap cabor dengan semangat pantang menyerah dan attitude yang baik,’’ ungkapnya.
Pejabat lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur itu menyampaikan bahwa pesan yang disampaikan Mas Bupati memiliki makna bahwa semangat pantang menyerah dan attitude di atas prestasi.
‘’Hanya dengan semangat pantang menyerah dan sikap yang baik, prestasi dan karya seseorang akan terus dikenang. Itulah pesan yang selalu disampaikan Mas Bupati,’’ tandasnya. (tok)
Editor : Amin Fauzie