RADARTUBAN – Achmad Ony Mirza Firdiansyah, 23, tak pernah menyangka kepulangannya dari wisata Pemandian Bektiharjo bersama Narlin, 60, ayahnya menjadi momentum terakhir dirinya.
Saat pulang dari lokasi wisata pemandian alam tersebut Sabtu (18/11), pemuda yang akrab disapa Ony terlibat kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan nyawa ayahnya yang dibonceng meninggal.
Kanitgakkum Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistyo menjelaskan, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan KH. Abdul Wahab Hasbullah atau ring road turut Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding itu terjadi sekitar pukul 11.30.
Bermula saat pikap N 8846 YI yang dikemudikan Ahmad Harto, 34, berpenumpang Imroatul Jamilah, 37, melaju dari barat dengan kecepatan tinggi.
Diduga kurang konsentrasi penuh, kendaraan niaga itu menabrak Ony bersama ayahnya, pengendara motor asal Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding yang berjalan searah di depannya.
Eko menjelaskan faktor kecelakaan ini karena pikap tidak menjaga jarak aman saat berkendara.
‘’Ayahnya mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RS Medika Mulia Tuban,’’ ungkap dia.
Lebih lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Grabagan ini menjelaskan, akibat dari kecelakan tersebut, pengendara sepeda motor Achmad Ony Mirza Firdiansyah terpental sejauh dua meter dari motor dan mengalami luka ringan.
Sedangkan Narlin terpental hingga lima meter dan mengalami luka berat.
‘’Saat anak dan ayahnya dirawat di rumah sakit, Narlin yang mengalami luka berat meninggal dunia malam harinya,” ujarnya. (zia/yud)
Editor : Amin Fauzie