Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rawan Kecelakaan di Ring Road Tuban Dipicu Banyaknya Lintasan Blind Sport, JLS Darurat PJU dan Rambu?

Andreyan (An) • Sabtu, 25 November 2023 | 22:16 WIB
BLIND SPOT: Salah satu lintasan blind spot di JLS Tuban yang belum dipasangi rambu dan penerangan jalan umum (PJU).
BLIND SPOT: Salah satu lintasan blind spot di JLS Tuban yang belum dipasangi rambu dan penerangan jalan umum (PJU).

RADARTUBAN – Kecelakaan lalu lintas di jalan lingkar selatan (JLS) Tuban terjadi hampir saban hari. Selama November ini, sedikitnya sudah 23 kasus kecelakaan yang ditangani Polres Tuban.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistyono mengungkapkan, selain faktor human error, mayoritas kecelakaan yang terjadi di jalur ring road tersebut disebabkan kurangnya penerangan di beberapa titik.

Utamanya pada lintasan blind spot atau titik buta ketika pengendara tidak dapat melihat area pandang.

‘’Terutama saat malam. Kasus kecelakaan paling sering terjadi di lintasan blind spot,’’ katanya.

Selain banyak lintasan blind spot, di sepanjang ring road juga masih minim penerangan. Dan hal itu juga berpotensi memicu kecelakaan. Utamanya pada lajur yang masih dua arah.

‘’Hal ini (minimnya penerangan jalan, Red) sudah kami berkoordinasi dengan pihak terkait, semoga segera dibenahi,’’ ujarnya.

Lebih lanjut, mantan Kanitreskrim Polsek Grabagan itu menyampaikan, dari 23 kasus kecelakaan tersebut, sebanyak lima korban meninggal dunia, 27 luka ringan, sedangkan luka berat nihil.

Artinya, hampir setiap kecelakaan berat menyebabkan korban meninggal.

Terpisah, menyikapi insiden kecelakaan yang sering terjadi di JLS tersebut, Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLH Hub) Tuban Slamet Hariyanto mengatakan, bulan ini akan mulai mengerjakan pemasangan PJU (penerangan jalan umum) tenaga listrik tahap dua, termasuk di titik-titik JLS.

‘’Pengerjaanya secara bertahap, diprioritaskan ke daerah yang kurang penerangan,’’ katanya.

Disampaikan dia, masih berlangsungnya proyek lanjutan JLS menjadi kendala tersendiri bagi DLH Hub Tuban dalam melakukan pemasangan PJU.

Sebab, pemasangan PJU ini membutuhkan jaringan listrik dan kabel yang membentang, sehingga bisa mengganggu pekerja proyek JLS.

‘’Sementara PJU tenaga surya (yang tidak membutuhkan kabel membentang, Red) sudah tidak diadakan,’’ tandasnya.

Ihwal kurangnya rambu-rambu, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) DLH Hub Tuban Imam Isdarmawan menyatakan bahwa di beberapa titik sudah dipasangi rambu.

Hanya saja, diakui dia, masih ada beberapa titik yang belum dipasangi rambu karena proyek pembangunan JLS masih berjalan.

Sebagai solusi, pihaknya sudah memasang spanduk peringatan di pinggir jalan.

‘’Terkait kurangnya rambu akan kami survei ulang bersama unit Kamsel Satlantas Polres Tuban,’’ tandasnya. (an/tok)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #blind spot #Jalan Lingkar Selatan #JLS #ring road #Kecelakaan