Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sepanjang Jalan RE Martadinata Tuban Kini Dipasangi Road Barrier Semi Permanen, DLH Hub Klaim Aman Saat Malam Hari

Andreyan (An) • Rabu, 6 Desember 2023 | 01:31 WIB
SULIT DIGESER: Road barrier semi permanen yang telah dipasang oleh DLH Hub Tuban di sepanjang Jalan RE Martadinata.
SULIT DIGESER: Road barrier semi permanen yang telah dipasang oleh DLH Hub Tuban di sepanjang Jalan RE Martadinata.

RADARTUBAN – Geram karena sering digeser oleh pedagang kaki lima (PKL) dan pengguna jalan yang parkir sembarangan, road barrier di sepanjang Jalan RE Martadinata akhirnya dipasang semi permanen.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, pembatas jalan dari bahan beton yang berfungsi menutup ruang parkir tersebut mulai terpasang sejak beberapa hari terakhir.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) DLH Hub Tuban Imam Isdarmawan mengatakan, adanya road barrier semi permanen ini diharapkan bisa mengurangi budaya parkir liar dan kebiasaan berjualan di tepi jalan.

‘’Semoga setelah ini tidak ada lagi parkir sembarangan,’’ katanya.

Disampaikan Imam, sebelum road barrier semi permanen dipasang, petugas sudah sering kali mengingatkan kepada para pengguna jalan dan PKL untuk tidak menggeser road barrier.

Namun, peringatan itu jarang diindahkan. Puluhan pembatasan jalan berbahan plastik itu selalu saja digeser hingga dipindahkan. Sebab itu, kini di pasang semi permanen.

‘’Berbahan beton, beratnya 500 kg. Setelah ini bakal sulit untuk dipindahkan,’’ ujar Imam.

Disampaikan dia, sepanjang ruas Jalan RE Martadinata merupakan jalur padat kendaraan.

Selain itu, jalur tersebut merupakan jalan nasional, sehingga parkir liar berpotensi memicu kemacetan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

‘’Jika upaya ini berhasil, maka kami akan menambah jumlah road barrier semi permanen di beberapa titik yang belum terpasang,’’ ungkap pejabat asal Bojonegoro itu.

Apakah road barrier beton semi permanen tersebut masih aman saat malam hari, mengingat warnanya tidak terlihat dan berpotensi membahayakan pengendara, Imam menuturkan, pada road barrier yang telah berjajar sudah dipasangi stiker berwarna.

Ketika pengendara melintas dan menyalakan lampu, maka stiker itu akan terlihat jelas.

‘’Warna dari stiker ketika tersorot lampu kendaraan sudah menjadi isyarat bagi pengendara yang melintas,’’ terang pejabat Lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi itu.

Meski upaya demikian telah diambil, lanjut Imam, petugas LLAJ masih akan rutin melakukan pemantauan di sepanjang ruas pantura tersebut.

‘’Jika ada petugas, tidak ada yang berani melanggar, biasanya mereka mencari celah saat tidak ada petugas,’’ pungkasnya. (an/tok)

Editor : Amin Fauzie
#parkir liar #Tuban #road barrier #pembatas jalan #Jalan RE Martadinata