Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mesin Waktu 2045: Upaya Bappeda Litbang Tuban Menyiapkan Generasi Cerdas Menuju Tuban Berkualitas

Yudha Satria Aditama • Selasa, 12 Desember 2023 | 15:00 WIB
APRESIASI INOVATOR: Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE menghadiri penutupan rangkaian kegiatan Tuban Tekno Inkubasi Inovasi dan Tubernova 2023.
APRESIASI INOVATOR: Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE menghadiri penutupan rangkaian kegiatan Tuban Tekno Inkubasi Inovasi dan Tubernova 2023.

RADARTUBAN – Berbagai upaya untuk menyiapkan generasi cerdas menuju Tuban berkualitas terus dilakukan Pemkab Tuban melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda Litbang).

Salah satu hasil nyata terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Tuban yang menunjukkan indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Tuban tahun 2023 mencapai 71,40.

Angka tersebut meningkat 0,61 poin jika di bandingkan tahun sebelumnya (2022) sebesar 70,79.

Mengacu data BPS selama 2020–2023, IPM Kabupaten Tuban rata-rata meningkat sebesar 0,65 persen per tahun.

IPM Kabupaten Tuban 2023 mengalami peningkatan pada semua dimensi. Baik umur panjang, hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

Kepala Bappeda Litbang Tuban Drs. Joko Sarwono men gatakan, peningkatan IPM tak lepas dari berbagai program yang selama ini telah dilaksanakan.

CETAK INOVATOR BERKUALITAS: Penyerahan penghargaan Terinovatif Kelima kategori Inovasi bidang Non Ekonomi atas Inovasi Djatiku Pinter kepada Bupati Tuban Mas Lindra bersama Bappeda Litbang.
CETAK INOVATOR BERKUALITAS: Penyerahan penghargaan Terinovatif Kelima kategori Inovasi bidang Non Ekonomi atas Inovasi Djatiku Pinter kepada Bupati Tuban Mas Lindra bersama Bappeda Litbang.

Di bawah kepemimpinan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, pemkab terus melakukan percepatan pembangunan melalui perencanaan yang matang dan tepat saran.

Tak hanya IPM, Joko menuturkan, banyak indikator lain yang menunjukkan Tuban sebagai tempat yang nyaman menjadi tempat tinggal.

Seperti Indeks Layak/Nyaman Tinggal (liveability) pada 2023 yang mencapai 75,93 dan melampaui dari target yang ditetapkan sebesar 75,13. Angka tersebut meningkat dari 2022 yang hanya 75,77.

Photo
Photo

Selanjutnya, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) meningkat dari 65,53 (20 22) menjadi 68,86 (2023).

Lagi-lagi, angka tersebut menembus target 2023 yang ditetapk an 63,44.

Untuk Indeks Toleransi/Kerukunan Hidup meningkat dari 89,82 (2022) menjadi 90,28 pada tahun ini.

MEMBANGGAKAN: Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE menyerahkan penghargaan Inotek Award Jatim 2023 kepada Kepala Bappeda Litbang Tuban Drs. Joko Sarwono.
MEMBANGGAKAN: Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE menyerahkan penghargaan Inotek Award Jatim 2023 kepada Kepala Bappeda Litbang Tuban Drs. Joko Sarwono.

Patut dibanggakan, Indikator Kemiskinan Kabupaten Tuban selama 2022-2023 mengalami banyak penurunan.

Mengacu data BPS Tuban, turunnya persentase penduduk miskin dari 15,02 persen (2022) menjadi 14,91 persen (2023).

Indeks Kedalaman Kemiskinan turun dari 2,89 pada 2022, menjadi 1,95 pada 2023.

Sedangkan, Indeks Keparahan Kemiskinan juga turun dari 0,81 pada 2022 menjadi 0,42 pada 2023.

MENGHIBUR: Penyerahan kapsul mesin waktu sebagai simbol seluruh ide dan gagasan masyarakat untuk pembangunan Tuban 2045 yang tersimpan rapat.
MENGHIBUR: Penyerahan kapsul mesin waktu sebagai simbol seluruh ide dan gagasan masyarakat untuk pembangunan Tuban 2045 yang tersimpan rapat.

Dari beberapa indikator lain masih belum dirilis, Joko cukup yakin Tuban akan mengalami banyak peningkatan.

Melalui bekal peningkatan indeks itulah, Tuban semakin siap menjadi bagian untuk Indonesia Maju 2045.

‘’Banyak rencana program yang disiapkan untuk pembangunan jangka pendek 2024 hingga jangka panjang 2045,’’ tegas dia.

Sejumlah indikator yang sudah rilis akhir tahun ini, kata Joko, menjadi bukti bahwa kinerja pemkab di bawah kepemimpinan Mas Lindra terus berjalan sesuai rencana.

Sementara, masih ada banyak program lain yang saat ini sedang dijalankan dan akan terus dijalankan hingga membawa banyak manfaat kepada masyarakat.

‘’Pemkab Tuban selama ini sudah, sedang, dan akan terus melaksanakan program untuk menyiapkan generasi cerdas menuju Tuban berkualitas,’’ tutur mantan camat Semanding itu.

Program Inovasi dan Menjaring Aspirasi Sukses Terlaksana

Kepala Bappeda Litbang Tuban Joko Sarwono mengatakan, banyak program yang dilakukan Bappeda Litbang untuk menyiapkan generasi cerdas untuk pembangunan Bumi Ronggolawe.

Antara lain Tubernova lingkup organisasi perangkat daerah (OPD), Tuban Tekno Inkubasi Inovasi, Tubernova lingkup masyarakat, dan Mesin Waktu 2045 (Menjaring Semua Ide Gagasan Warga Kabupaten Tuban).

Selain itu, Bappeda Litbang juga berkomitmen mendampingi setiap karya untuk mendapatkan HKI (hak kekayaan intelektual).

Mantan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tuban itu menjelaskan, melalui Tubernova dan Inkubasi Inovasi, banyak inovator hebat dan berkualitas yang lahir. Mereka inilah yang terus diapresiasi oleh Pemkab Tuban.

MENGASAH KREATIVITAS: Lomba Melukis Mimpi yang merupakan rangkaian Mesin Waktu 2045 yang melibatkan ratusan peserta didik.
MENGASAH KREATIVITAS: Lomba Melukis Mimpi yang merupakan rangkaian Mesin Waktu 2045 yang melibatkan ratusan peserta didik.

‘’Tidak hanya dibimbing, dilatih, dan didampingi melalui Tuban Tekno, inovator juga diberi wadah berkompetisi melalui Tubernova,’’ terang dia.

Tiap tahun, para juara Tubernova dikirim untuk mengikuti Inotek, kompetisi di level provinsi Jawa Timur.

Selama tiga tahun berturut-turut, inovator dan Pemkab Tuban selalu mengisi podium juara terbaik Inotek Jatim.

‘’Sebagai bukti bahwa inovator Tuban sangat berkualitas,’’ ucap Joko.

MENYERAP ASPIRASI: Kepala Bappeda Litbang Tuban Joko Sarwono (tengah) bersama tim, dewan juri, dan finalis Lomba Stand Up Comedy Bercanda Ria, yang merupakan salah satu lomba Mesin Waktu 2045.
MENYERAP ASPIRASI: Kepala Bappeda Litbang Tuban Joko Sarwono (tengah) bersama tim, dewan juri, dan finalis Lomba Stand Up Comedy Bercanda Ria, yang merupakan salah satu lomba Mesin Waktu 2045.

Tak hanya melibatkan para inovator, Bappeda Litbang juga terus memberi wadah untuk seluruh masyarakat menyumbang ide dan gagasan mereka sebagai bahan bakar pembangunan Tuban.

Sumbangan itu dilakukan melalui Mesin Waktu 2045 (Menjaring Semua Ide Gagasan Warga Kabupaten Tuban).

‘’Banyak ide dan gagasan yang kami terima dari masyarakat sebagai bahan percepatan pembangunan,’’ tegas Joko.

Mas Lindra saat duet bersama Felix Irawan pada puncak acara Mesin Waktu 2045 (Menjaring Semua Ide Gagasan Warga Kabupaten Tuban) yang sukses mengumpulkan banyak masukan untuk Tuban.
Mas Lindra saat duet bersama Felix Irawan pada puncak acara Mesin Waktu 2045 (Menjaring Semua Ide Gagasan Warga Kabupaten Tuban) yang sukses mengumpulkan banyak masukan untuk Tuban.

Joko menuturkan, Mesin Waktu 2045 merupakan kegiatan untuk menjaring ide dan gagasan masyarakat yang dilakukan melalui berbagai perlombaan.

Seperti menggambar, konten, esai, bursa ide, maket, stand up comedy dan parade kostum.

Berbagai perlombaan tersebut melibatkan seluruh lapisan masyarakat mulai anak-anak, pelajar, mahasiswa, pemuda, dan masyarakat umum dari berbagai profesi.

Mantan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban ini mengatakan, pelaksanaan yang hebat selalu bermula dari perencanaan yang matang.

Maka dari itu, Bappeda Litbang selalu membuka lebar pintu penyerapan ide dan gagasan dari berbagai kalangan.

Sebab, ide dan gagasan tersebut yang nantinya akan menjadi langkah pemkab dalam menyusun program untuk kemajuan Tuban selama beberapa tahun ke depan. (yud)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #indonesia maju 2045 #ipm #Mesin Waktu 2045 #tubernova #capaian kinerja #inotek #joko sarwono #Bappeda Litbang