Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Hampir 24 Jam Air PDAM Mati, Warga Kelimpungan di Beberapa Kelurahan Kota Tuban

Ahmad Atho’illah • Selasa, 12 Desember 2023 | 11:30 WIB
Ilustrasi PDAM Mati
Ilustrasi PDAM Mati

RADARTUBAN – Terhentinya pasokan air perusahaan air minum daerah (PDAM) selama hampir 24 jam, Senin (11/12) membuat warga di beberapa kelurahan di sekitar kota, kelimpungan.

Bagi warga yang tidak memiliki tandon air, dan tidak mengetahui adanya rencana pemadaman oleh PDAM, aktivitas rumah tangganya lumpuh total.

Sebagian warga mengaku tidak bisa mandi dan memasak. Yang biasanya salat di rumah, juga harus ke masjid, karena tidak ada yang bisa digunakan untuk berwudlu.

‘’Andai saja saya tahu ada rencana pemadaman, saya bisa siap-siap. Kamar mandi saya isi penuh, bak-bak juga saya penuhi semua. Minimal untuk memasak. Sekarang masak saja tidak bisa,’’ kata Iza—salah satu warga Perumahan Gedongombo, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding.

Diungkapkan Iza, pemadaman yang tanpa dia ke tahui itu tidak hanya sehari semalam, tapi juga beberapa hari sebelumnya. Hanya saja, ini yang paling lama. Hampir 24 jam. Sejak tengah malam hingga malam lagi.

Baginya, tidak masalah ada pemadaman, tapi harus ada pemberitahuan dari jauh hari.

‘’Sekarang sudah zamannya grup WA. Apa susahnya jauh hari disampaikan dulu. Lha ini saya baru tahu tadi siang. Telat,’’ keluhnya.

Rasa geram yang dialami ibu dua anak itu cukup beralasan. Sebab, untuk bisa mandi harus ke SPBU.

Senada disampaikan Dwi. Warga yang tinggal di Kelurahan Gedongombo ini juga mengaku tidak tahu adanya pemberitahuan terkait pemadaman air PDAM tersebut.

Hanya saja, dia lebih untung ketimbang Iza. Sebab, rumahnya menyediakan tandon.

‘’Untuk sampai tadi siang, Alhamdulillah masih cukup,’’ katanya.

Dari informasi yang diterima wartawan koran ini, pemadaman PDAM tersebut meliputi Perumahan Gedongombo, Kecamatan Semanding; Keluarahan Panyuran, Kecamatan Palang; Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Tuban; dan rumah warga di sepanjang Jalan Pahlawan.

Direktur PDAM Tirta Lestari Slamet Riyadi membenarkan terkait adanya pemadaman air tersebut.

Disampaikan dia,  pemadaman terpaksa dilakukan karena ada penggantian motor pompa produksi di Lingkungan Widengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding.

Kepada wartawan koran ini, dia mengirimkan flayer jadwal pemadaman. Flayer itulah yang kemarin siang baru diterima sebagian warga.

‘’Mohon maaf ada penggantian pompa, perkiraan nanti malam (Senin (11/12), Red) baru ngalir,’’ tandasnya. (tok) 

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #pdam #kelimpungan #Perumahan Gedongombo #mati #lumpuh total