RADARTUBAN – Peringatan pergantian tahun baru selalu menyisakan persoalan sampah yang menumpuk.
Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban mencatat jumlah sampah yang terkumpul usai perayaan malam tahun baru di 7 Kecamatan di Tuban rata-rata mencapai 100 ton per hari.
Jumlah sampah tersebut naik dua kali lipat dibanding hari biasa yang hanya sekitar 50 ton.
Kepala DLHP Tuban Bambang Irawan melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah limbah B3 Arwin Mustofa mengatakan, sampah tersebut dikumpulkan dari tujuh kecamatan. Meliputi Palang, Tuban, Merakurak, Kerek, Semanding,Tambakboyo, dan Jenu.
‘’Itu semua yang terkumpul di tempat pembuangan akhir (TPA) Gunung Panggung, Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding,” jelasnya.
Arwin sapaan akrabnya merincikan, sampah yang terkumpul tanggal 24 Desember sebanyak 99 ton.
Selanjutnya 25 Desember terkumpul 101 ton dan tanggal 31 Desember terkumpul 102 ton.
Dari tujuh kecamatan tersebut, Kecamatan Tuban menyumbang sampah paling banyak.
‘’Sampah rumah tangga yang paling mendominasi,” tuturnya.
Laki-laki kelahiran 1979 ini menuturkan, untuk membersihkan sampah, pihaknya sudah menerjunkan 270 petugas.
Mereka bertugas menjaga kebersihan di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan.
‘’Sampah-sampah tersebut selalu ditangani pagi hari. Jadi kalau orang mulai beraktivitas, lingkungan sudah dalam keadaan bersih,” jelasnya.
Disampaikan Arwin, lonjakan sampah tidak hanya dari kalangan rumah tangga. Di lokasi wisata pun demikian.
Dia mengatakan, sampah di Pantai Kelapa juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan.
‘’Biasanya di tempat wisata dilakukan pengangkutan dua kali seminggu, tapi pada saat liburan seperti ini kami mengangkut sampah sampai dua kali sehari,” ujarnya.
Bagaimana dengan kondisi sampah di wisata lain? Arwin menjelaskan, tidak semua lokasi wisata mengalami lonjakan sampah.
Destinasi wisata yang mengalami kenaikan pengunjung seperti Pemandian Bektiharjo, Pantai Cemara, dan Pantai Boom, jumlah sampahnya masih relatif sama dengan hari biasa.
‘’Tidak ada kenaikan seperti Pantai Kelapa,” pungkasnya.
Meskipun mengalami lonjakan sumbangan sampah, Arwin mengaku tidak ada persiapan atau antisipasi khusus untuk saat perayaan libur Natal dan tahun baru.
‘’Karena memang sudah rutin tiap hari kami melakukan pengangkutan, mungkin hanya persiapan tim untuk melakukan pengangkutan sampah lebih sering,” tandasnya. (zia/yud)
Editor : Amin Fauzie