Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Renovasi Taman Kota Tuban Hilangkan Puluhan Pohon, DLHP Tuban: Seharusnya Dipangkas Saja

Andreyan (An) • Rabu, 10 Januari 2024 | 00:00 WIB
Puluhan pohon penghijauan yang ditebang imbas dari renovasi Taman Kota Tuban.
Puluhan pohon penghijauan yang ditebang imbas dari renovasi Taman Kota Tuban.

RADARTUBAN – Renovasi taman kota akan mengubah sebagian wajah ruang publik tersebut.

Meskipun belum jadi seutuhnya, perubahan tampilan ruang publik itu sudah mulai terlihat.

Salah satu perubahan yang terlihat signifikan adalah bagian tengah taman kota yang tak lagi teduh karena banyak pohon ditebang.

Ditebangnya pohon penghijauan oleh rekanan hingga pangkal itu menjadi atensi Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban.

Kepala DLHP Tuban Bambang Irawan menyayangkan banyaknya pohon peneduh yang ditebangi.

‘’Seharusnya tidak ditebang, tapi dipangkas saja,” ujar dia.

Pejabat yang juga ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Tuban ini mengatakan, penebangan pohon dinilai cukup beresiko.

Sebab, keberadaan pohon penghijauan di taman kota perannya tidak hanya sebagai peneduh. Melainkan juga mengurangi dampak pemanasan global.

Bambang menambahkan, harus ada langkah lanjutan terkait banyaknya pohon yang ditebang.

Pihak rekanan harus bertanggung jawab mengganti tanam pohon dua kali lipat dari jumlah yang ditebang.

‘’Tidak mudah menghidupkan pohon di area padat penduduk, yang masih ada harus kita jaga,” terangnya.

Pejabat kelahiran Lamongan itu menuturkan, selagi masih musim hujan, dia mendorong pihak rekanan untuk segera melakukan penghijauan.

Penghijauan bisa dilakukan di area yang minim tanaman, terutama di Kecamatan Tuban.

‘’Semoga kejadian penebangan di taman kota tidak terjadi di taman lainnya lagi,” ungkap dia.

Pejabat yang tinggal Perumahan Tasikmadu ini menyampaikan, sebelumnya kejadian serupa juga pernah terjadi saat renovasi Taman Sleko.

Renovasi tersebut turut mengorbankan beberapa pohon dan tanaman yang ditebang.

‘’Jika selalu membiasakan menebang pohon terus-terusan, maka Tuban kedepannya akan menjadi gersang,” tegas dia yang meminta kepedulian kontraktor.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPRKP) Agung Supriyadi mengungkapkan, taman kota akan ditata ulang agar lebih ramah pengunjung dari berbagai usia.

‘’Dibuat lebih terbuka agar anak-anak dan lansia bisa berolahraga,” ujar dia.

Selain menebang pohon, pencopotan seluruh pagar di sekitar public space juga dilakukan.

Fasilitas di dalamnya akan dibuat lebih modern dengan wahana permainan yang didesain lebih kekinian dengan penambahan penerangan yang lebih memadai.

Penebangan dilakukan untuk menciptakan ruangan bagi pengunjung beraktivitas.

‘’Kita tidak menebang semuanya, masih menyisakan beberapa pohon peneduh yang berada di tepian,” jelas dia. (an/yud)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #pohon ditebang #penghijauan #ruang publik #mengurangi dampak pemanasan global #Renovasi Taman Kota