RADARTUBAN – Calon jemaah haji (CJH) kuota 2024 akan segera disibukkan dengan persiapan pemberangkatan.
Setelah pembagian kuota dan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) ditetapkan, kini para calon tamu Allah akan segera melakukan persiapan pembuatan paspor haji.
‘’Pembuatannya (pemotretan, Red) dimulai Februari nanti. Sekarang persiapan administrasinya,’’ kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Tuban Ashabul Yamin kepada Jawa Pos Radar Tuban, Minggu (14/1).
Disampaikan Yamin—sapaannya—mengatakan, dari total kuota pemberangkatan 2024 yang diterima Kemenag Tuban, yang belum memiliki paspor sekitar 1.100 orang.
Desember lalu, terang dia, jemaah belum memiliki paspor ini sudah diminta untuk melengkapi persyaratan administrasinya, seperti fotokopi KTP, KK, dan sejumlah persyaratan yang dibutuhkan lainnya.
Berkas persyaratan pembuatan paspor tersebut, terang Yamin, sudah diserahkan di kelompok bimbingan ibadah haji dan umroh (KBIHU) atau kantor urusan agama (KUA) di masing-masing kecamatan dan diverifikasi. Yang datanya tidak bermasalah, langsung diajukan ke Kantor Imigrasi Surabaya.
‘’Alhamdulillah, tidak ada yang bermasalah. Tinggal sesi pemotretan,’’ ujarnya.
Bagaiman dengan CJH yang sudah memiliki paspor? Yamin menjelaskan, bagi CJH yang sudah memiliki paspor tidak perlu membuat lagi.
Hanya saja, terang dia, mereka tetap harus mengikuti pembuatan bio visa.
‘’Khusus yang sudah memiliki paspor akan diutamakan (pembuatan bio visa, Red),’’ jelasnya.
Lebih lanjut, Yamin menyampaikan, serangkaian pengurusan dokumen resmi perjalanan ke luar negeri itu ditargetkan tuntas sebelum pemberangkatan jemaah ke Tanah Suci pada Mei nanti.
‘’Prosesnya memang cukup panjang. Karena itu mulai disiapkan dari sekarang,’’ ujarnya.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tuban menambahkan, sebagaimana sebelum-sebelumnya, pengambilan paspor dan bio visa cukup di kantor Kemenag Tuban—di Pusat Layanan Haji Dan Umrah Terpadu (PLHUT).
‘’Nantinya, pihak imigrasi yang akan datang langsung menyerahkan paspor dan bio visa. Jemaah tidak perlu ke Surabaya untuk mengambilnya. Cukup di Tuban saja,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Amin Fauzie