RADARTUBAN – Entah pakai cara apa lagi agar tepi Jalan RE Martadinata Tuban tidak digunakan parkir liar.
Barrier beton yang dipasang dengan tujuan tak ada lagi tempat parkir sembarangan, nyatanya tak mempan.
Bus dan sejumlah kendaraan roda empat masih sering terpantau parkir di tepi jalan nasional tersebut.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban Imam Isdarmawan menyampaikan, road barrier semi permanen sejauh ini efektif mengurangi truk untuk tidak parkir sembarangan.
Sedangkan bus dan mobil masih banyak yang belum taat.
‘’Sudah beberapa kali kami tegur namun setelah itu juga masih marak lagi,” ujar dia.
Lebih lanjut Imam mengatakan, area sepanjang Jalan RE Martadinata Tuban seharusnya sudah steril dari parkir liar dan PKL.
Selain adanya road barrier beton, adanya rambu dilarang parkir juga sudah sejak lama dipasang.
‘’Berpotensi akan menyebabkan kemacetan jika tidak segera diatasi,” imbuhnya.
Lulusan Setkolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi ini mengatakan, Jalan RE Martadinata disterilkan dari parkir liar bukan tanpa alasan.
Arus lalu lintas jalan nasional tersebut tergolong padat.
‘’Jika dibutuhkan, maka road barrier akan kami tambah jumlahnya di tahun ini,’’ tutur dia.
Pejabat asal Bojonegoro itu menuturkan, jumlah yang telah terpasang sementara ini sekitar 30 road barrier.
Jumlah tersebut belum mengkaver beberapa titik bahu jalan. Sehingga diantara celah road barrier itu dimanfaatkan untuk parkir kendaraan.
Beberapa kendaraan yang parkir di tepi jalan itu biasanya mampir di pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar lapak di trotoar.
Beberapa kali pemkab mengimbau pedagang untuk ikut menjaga ketertiban dengan tidak berdagang saat jam padat.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kabid UMKM Diskopumdag Tuban Nindya Mawardhani menyampaikan imbauan untuk menjaga ketertiban di tepi jalan nasional itu biasanya hanya mampu bertahan beberapa hari saja.
‘’Setelah itu mereka kembali berjualan lagi,” ungkap dia.
Lebih lanjut Ninin sapaan akrabnya mengatakan hingga saat ini permasalahan penertiban PKL belum bisa maksimal karena belum ada relokasi tempat yang sesuai.
‘’Relokasi tempat masih dalam wacana akan segera dibangun secara bertahap sesuai kebijakan dari Pemkab Tuban,’’ ujar pejabat asal Kecamatan Plumpang itu. (an/yud)
Editor : Amin Fauzie