RADARTUBAN – Angka partisipasi atau kehadiran pemilih pada Pemilu 2024 menunjukkan persentase peningkatan dibanding Pemilu 2019. Angkanya sekitar 4 persen.
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban Tuban Zakiyatul Munawaroh memaparkan, angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 ini mencapai 85,23 persen atau sebanyak 805.853 orang dari jumlah total daftar pemilih tetap (DPT) 945.539 orang.
‘’Ada kenaikan 4 persen lebih dari Pemilu 2019 yang mencapai 81,2 persen,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Zakiya mengklaim bahwa meningkatnya kehadiran pemilih di TPS itu karena kegiatan sosialisasi yang dilakukan KPUK Tuban.
‘’(Berkat sosialisasi masif, Red) sehingga partisipasi pemilih di setiap kecamatan rerata mencapai 80 persen,’’ katanya.
Zakiyah mencontohkan, beberapa kecamatan yang partisipasinya tinggi, yakni Kecamatan Soko sebesar 88,54 persen, Bancar 88,37 persen, dan Merakurak 88,26 persen. Sementara terendah di Kecamatan Bangilan, 79, 22 persen.
‘’Secara keseluruhan angka partisipasi itu lebih tinggi daripada lima tahun lalu,’’ bebernya.
Bahkan, lanjut dia, angka persentase partisipasi pemilih di Tuban lebih tinggi dibanding provinsi.
‘’Berdasarkan hasil rekap di provinsi, tingkat partisipasinya 83,93 persen,’’ katanya. (fud/tok)
Editor : Amin Fauzie