RADARTUBAN – Satlantas Polres Tuban dan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban) memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Senin (8/4) mendatang.
Diperkirakan peningkatan jumlah kendaraan roda dua maupun roda empat menuju jalan lintas provinsi di Kabupaten Tuban akan berlangsung pada H-2 lebaran tersebut.
Kasat Lantas Polres Tuban AKP Ayip Rizal melalui KBO Satlantas Polres Tuban Ipda Agus Eka menyampaikan, puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran bersamaan dengan dimulainya cuti bersama yang berlaku bagi seluruh pekerja secara lingkup nasional.
‘’Kami akan menerjunkan beberapa personel untuk memantau lalu lintas di beberapa titik di Kabupaten Tuban terutama pada jalur perbatasan provinsi,’’ ujar dia.
Lebih lanjut dia katakan, saat ini wilayah Demak dan Kudus masih tergenang banjir yang kemungkinan banyak roda empat yang akan memadati jalur tol.
‘’Selama banjir masih meluas kemungkinan kendaraan roda empat akan melalui jalur tol, kecuali ada jalur alternatif,’’ ungkapnya.
Selama banjir di wilayah tersebut masih meluas kemungkinan akan mengurangi kepadatan lalu lintas yang masuk dari arah Rembang menuju wilayah jalur Pantura Tuban yang berada di Kecamatan Bancar.
‘’Terutama roda dua yang melewati wilayah banjir kemungkinan akan melalui jalur perbatasan provinsi yang ada di wilayah selatan, lewat Blora ataupun Ngawi,’’ jelas Agus.
Jika melihat puncak arus mudik di tahun lalu, wilayah Kabupaten Tuban relatif aman dari kemacetan lalu lintas.
‘’’Biasanya kemacetan kendaraan justru setelah lebaran terutama di obyek wisata pantai di Tuban,’’ tuturnya.
Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) DLHP Tuban Imam Isdarmawan mengatakan, sesuai dengan data yang diinformasikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI kepada pihaknya bahwa pada arus mudik tahun ini diperkirakan ada 37,6 juta orang yang akan menuju wilayah Jawa Timur.
‘’Kami mengimbau bagi pemudik untuk menghindari kepadatan arus lalu lintasnya pada H-2 lebaran disarankan agar berangkat mudik pada jauh- jauh hari, agar potensi kemacetan bisa terhindarkan,’’ terangnya.
Imam mengimbau bagi pengendara yang ingin melakukan mudik perjalanan jauh terkhusus bagi pengguna kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat agar melengkapi syarat keamanan dan kelayakan kendaraan sebelum melalui perjalanan jauh.
‘’Hal tersebut juga untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan mulai dari kerusakan kendaraan di tengah perjalanan dan mengurangi potensi terjadinya kecelakaan,’’ pungkasnya. (an/tok)
Editor : Amin Fauzie