RADARTUBAN – Untuk memastikan hewan kurban tidak terserang penyakit dan daging kurban layak untuk dikonsumsi, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Tuban menerjunkan petugas kesehatan hewan (keswan) untuk mengawasi serta memeriksa prosesi penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha yang berlangsung, Senin (17/6).
Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKP2P Tuban Pipin Diah Larasati mengatakan, sekitar 105 petugas keswan diterjunkan di sejumlah lokasi.
Mereka yang terdiri dari dokter hewan, paramedik kesehatan hewan, inseminator dan pengawas bibit ternak itu disebar di 20 kecamatan.
‘’Tugasnya untuk memastikan tidak ada hewan kurban yang kondisinya sakit,’’ jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan Pipin, seluruh dokter hewan yang bertugas telah bekerja sama dengan perhimpunan dokter hewan Indonesia (PDHI) IV Tuban.
Mereka memantau langsung jalannya prosesi penyembelihan hewan kurban di sejumlah masjid yang terdaftar di data DKP2P Tuban.
‘’Pemeriksaan meliputi kondisi hewan kurban sebelum dipotong agar terbebas dari penyakit, serta memeriksa kelayakan daging kurban sebelum dikonsumsi,’’ ujar dia.
Pipin menuturkan, kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh pihaknya untuk mencegah adanya penyakit menular pada hewan serta mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK).
Dengan optimistis dia menyebut jika seluruh hewan kurban yang telah didatangi petugas tidak ada yang terserang penyakit.
‘’Insya Allah seluruh daging kurban aman untuk dikonsumsi,’’ imbuhnya.
Sebelumnya dalam menghadapi momen Idul Adha kemarin, DKP2P Tuban mengadakan bimbingan teknis (bimtek) kepada kurang lebih sekitar 400 juru sembelih dari 50 takmir masjid di seluruh Kabupaten Tuban dan 30 dari perorangan.
‘’Hasil bimtek telah dipraktikkan langsung saat prosesi penyembelihan hewan kurban,’’ jelas dia. (an/yud)
Editor : Muhammad Azlan Syah