RADARTUBAN – Suasana riang dan penuh semangat menyelimuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN Tambakboyo.
Ratusan siswa baru tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang mengusung tema Menumbuhkan Karakter Empati Peserta Didik untuk Mewujudkan Generasi yang Tangguh.
Acara dimulai dengan pembukaan serentak oleh Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono melalui Zoom.
Dalam sambutannya, Adhy menekankan pentingnya MPLS sebagai ajang untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, guru, serta teman-teman baru.
Sehingga dalam pelaksanaannya harus dilakukan dengan menyenangkan tanpa ada perundungan atau bullying.
Acara dilanjutkan dengan deklarasi sekolah anti perundungan yang dilakukan dengan tanda tangan guru dan siswa baru.
Selanjutnya, diserahkan bantuan seragam nasional putih abu-abu dan pramuka kepada 30 siswa baru yang kurang mampu.
Selain itu, seluruh siswa juga berpartisipasi dengan membuat poster anti perundungan yang dicetak di kertas A4 sebagai bentuk komitmen atau keseriusan.
Setelah itu, para siswa baru dikenalkan dengan tempat belajar dan berbagai fasilitas yang ada.
Plt Kepala SMKN Tambakboyo Sucipto, S.Pd mengatakan, setiap materi tentang pengenalan sekolah disampaikan dengan cara yang menarik dan interaktif.
Sehingga siswa tidak merasa bosan.
Para guru juga menggunakan metode diskusi dan tanya jawab untuk memastikan siswa benar-benar memahami apa yang disampaikan.
Sucipto menyampaikan, MPLS hari pertama di SMKN Tambakboyo berjalan tertib dan khidmat.
Selain mengikuti serangkaian acara pembukaan dari Disdik Provinsi Jatim, siswa juga diedukasi terkait lingkungan belajar yang baru.
‘’MPLS dapat memberikan pengalaman dan edukasi yang berharga bagi siswa baru,’’ tutur dia.
Pendidik yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMKN Tuban mengatakan, MPLS dilaksanakan dengan semangat anti perundungan.
Dia meyakini, lembaga pendidikan yang nyaman dapat menumbuhkan karakter empati peserta didik untuk mewujudkan generasi yang tangguh.
‘’Semoga peserta didik bisa cepat beradaptasi dan merasa nyaman di SMKN Tambakboyo,’’ kata dia.
Kacabdin Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Bojonegoro – Tuban Hidayat Rahman, S.Pd., M.M mengaku bersyukur karena pelaksanaan MPLS di Tuban, termasuk di SMKN Tambakboyo berjalan sesuai harapan.
Dengan suasana yang penuh keceriaan dan kekompakan, MPLS dapat dikatakan sukses besar.
‘’Siswa nyaman, belajar pun senang,’’ tegas dia.
Rahman menegaskan, MPLS adalah sarana pengenalan lingkungan belajar baru.
Sehingga harus dikemas menyenangkan dan edukatif.
‘’MPLS tidak hanya membantu siswa baru mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk menciptakan tempat belajar yang nyaman dan tanpa perundungan,’’ tutur dia. (yud)
Editor : Adib Turmudzi