Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

SMK Negeri Tambakboyo, Menumbuhkan Karakter Empati Peserta Didik untuk Mewujudkan Generasi yang Tangguh

Yudha Satria Aditama • Selasa, 16 Juli 2024 | 03:33 WIB
Plt Kepala SMKN Tambakboyo Sucipto, S.Pd memberikan bantuan seragam kepada 30 peserta didik kurang mampu agar terus belajar dan semangat d
Plt Kepala SMKN Tambakboyo Sucipto, S.Pd memberikan bantuan seragam kepada 30 peserta didik kurang mampu agar terus belajar dan semangat d

 

RADARTUBAN – Suasana riang dan penuh semangat menye­limuti hari pertama Masa Penge­nalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN Tambak­boyo.

Ratusan siswa baru tampak antusias mengi­kuti rangkaian kegiatan yang mengusung tema Me­num­­buhkan Karakter Empati Peserta Didik untuk Mewu­judkan Generasi yang Tangguh.

Foto-foto lainnya klik disini


Acara dimulai dengan pem­bukaan serentak oleh Pj Gu­bernur Jawa Timur Adhy Karyono melalui Zoom.

Dalam sambutannya, Adhy mene­kankan penting­nya MPLS sebagai ajang untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, guru, serta teman-teman baru.

Sehingga dalam pelaksana­annya harus dilakukan de­ngan menyenangkan tanpa ada perundungan atau bullying.


Acara dilanjutkan dengan deklarasi sekolah anti perun­dungan yang dilakukan dengan tanda tangan guru dan siswa baru.

Selanjutnya, diserahkan bantuan seragam nasional putih abu-abu dan pramuka kepada 30 siswa baru yang kurang mam­pu.

Selain itu, seluruh siswa juga berpartisipasi de­ngan membuat poster anti perundungan yang dicetak di kertas A4 sebagai bentuk komit­men atau keseriusan.

Setelah itu, para siswa baru dikenalkan dengan tempat belajar dan berbagai fasilitas yang ada.

Plt Kepala SMKN Tambak­boyo Sucipto, S.Pd menga­takan, setiap materi tentang penge­nalan sekolah disam­paikan dengan cara yang menarik dan interaktif.

Se­hingga siswa tidak merasa bosan.

Para guru juga meng­gunakan metode diskusi dan tanya jawab untuk me­mas­tikan siswa benar-benar me­ma­hami apa yang disampaikan.


Sucipto menyampaikan, MPLS hari pertama di SMKN Tambakboyo berjalan tertib dan khidmat.

Selain mengi­kuti serangkaian acara pem­bukaan dari Disdik Provinsi Jatim, siswa juga diedukasi terkait ling­ku­ngan belajar yang baru.

‘’MPLS dapat memberikan penga­laman dan edukasi yang ber­harga bagi siswa baru,’’ tutur dia.


Pendidik yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMKN Tu­ban mengatakan, MPLS di­lak­sanakan dengan se­mangat anti perundungan.

Dia me­yakini, lembaga pendi­dikan yang nyaman dapat me­numbuhkan ka­rakter empati peserta didik untuk mewu­judkan generasi yang tangguh.

‘’Semoga peserta didik bisa cepat beradaptasi dan merasa nyaman di SMKN Tam­bakboyo,’’ kata dia.


Kacabdin Pendidikan Pro­vinsi Jawa Timur wilayah Bojonegoro – Tuban Hidayat Rahman, S.Pd., M.M me­ngaku bersyukur karena pelaksanaan MPLS di Tuban, termasuk di SMKN Tambak­boyo ber­jalan sesuai hara­pan.

Dengan suasana yang penuh keceriaan dan ke­kompakan, MPLS dapat dika­takan sukses besar.

‘’Siswa nyaman, belajar pun senang,’’ tegas dia.


Rahman menegaskan, MPLS adalah sarana penge­nalan ling­­kungan belajar baru.

Se­hingga harus dike­mas me­nyenangkan dan edukatif.

‘’MP­LS tidak hanya memban­tu siswa baru me­ngenal ling­kungan seko­lah, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk men­ciptakan tem­pat belajar yang nyaman dan tanpa pe­rundungan,’’ tutur dia. (yud)

Editor : Adib Turmudzi
#Tuban #pendidikan #smkn tambakboyo #mpls #peserta didik baru