Proyek ini melibatkan forum konsultasi publik yang difasilitasi oleh pemerintah daerah pada 2022, di mana jalan tol yang menghubungkan Semarang diproyeksikan akan melintasi 41 desa di Kabupaten Tuban.
Ridwan Hosain, seorang konsultan teknik dari Kementerian PUPR, mengungkapkan bahwa proyek ini akan mencakup dua ruas tol di Kota Legen, yaitu ruas Demak-Tuban dan ruas Ngawi-Bojonegoro-Babat-Tuban.
Menurut Ridwan, ruas Demak-Tuban akan melalui 35 desa di lima kecamatan seperti Bancar, Kerek, Merakurak, Semanding, dan Tambakboyo, dengan panjang jalan sekitar 53,8 kilometer.
Sementara itu, ruas Ngawi-Bojonegoro-Babat-Tuban akan melewati enam desa di Kecamatan Plumpang dengan panjang sekitar 2-3 kilometer saja.
Dalam diskusi tersebut, Bambang Irawan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Tuban menyambut baik proyek ini namun mengingatkan akan pentingnya mempertimbangkan dampak lingkungan secara hati-hati.
Menurutnya, izin analisis dampak lingkungan (amdal) merupakan langkah selanjutnya setelah sosialisasi, dengan pengawasan ketat dari pemerintah pusat atau Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK).
Bambang juga mengusulkan penempatan exit tol yang lebih strategis di Merakurak-Jenu untuk mendukung industri di Tuban, serta menekankan pentingnya rest area sebagai pusat ekonomi lokal dan promosi produk khas Tuban kepada pengguna jalan tol.
Proyek jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan skema transportasi di Tuban secara signifikan, meskipun perlu pertimbangan matang terkait dengan dampak lingkungan serta optimalisasi infrastruktur pendukung seperti exit tol dan rest area.
Pada forum konsultasi publik yang digelar 17 Februari 2022 lalu, desa yang terdampak diperkirakan hingga 41 desa.
Namun jumlah desa itu bisa saja bertambah atau berkurang, menyesuaikan dengan kebutuhan pembangunan.
Informasi terperinci mengenai nama-nama desa di masing-masing kecamatan tersebut tidak spesifik disebutkan dalam artikel yang disediakan, tetapi dapat disimpulkan bahwa proyek jalan tol Tuban akan berdampak pada desa-desa di keenam kecamatan yang disebutkan di atas. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama