RADARTUBAN – Menikah dengan bujet minimalis mulai menjadi tren tersendiri bagi sejumlah pasangan muda di tanah air. Untuk menghemat biaya, banyak cara yang dilakukan.
Selain menghilangkan prosesi resepsi yang mengeluarkan biaya mahal, banyak pasangan pamer nikah murah dengan cara ijab kabul di kantor urusan agama (KUA) karena gratis.
Nikah minimalis ini mulai menjadi tren untuk dibagikan di media sosial (medsos) dan mendapatkan banyak respons positif dari warganet.
Namun, tren menikah bujet minimalis itu belum banyak diminati pasangan di Tuban. Berdasarkan data dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban selama 2023, tercatat hanya ada 1.525 pasangan yang ijab kabul di KUA.
Sedangkan untuk pernikahan di luar KUA tercatat 7.241 pasangan.
Perbandingannya, hanya ada 1 dari 5 pengantin di Tuban yang memilih menikah dan ijab kabul gratis di KUA.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Tuban Mashari mengakui, kebanyakan calon pengantin memilih menikah di rumah atau gedung. Alasannya, menghindari anggapan masyarakat bahwa menikah di KUA hanya untuk kalangan ekonomi menengah bawah.
‘’Kalau ekonominya mapan cenderung memilih menikah di rumah karena bisa disaksikan banyak orang,” terang dia.
Mashari mengatakan, semua calon pengantin bisa menikah di KUA tanpa memandang status ekonomi dan usia dari setiap pasangan. Namun sayangnya, ijab kabul di KUA itu belum banyak dilakukan karena menghindari anggapan negatif dari masyarakat.
‘’Berdasarkan regulasi, siapa pun boleh menikah di kantor KUA dan gratis,” tegas dia. (gi/yud)
Editor : Yudha Satria Aditama