RADARTUBAN – Destinasi alam berlatar pohon sagu dan anak sungai di Kecamatan Merakurak seakan tidak ada habisnya. Hampir saban tahun selalu ada yang baru. Teranyar dan menjadi primadona adalah Suruan Eco Park.
Ketika memasuki wisata alam di Desa Tuwiriwetan ini pengunjung akan langsung disuguhkan pemandangan pohon sagu yang begitu apik. Ditambah sungai yang jernih membuat siapa pun akan betah untuk berlama-lama.
Hanya bermodalkan Rp 20 ribu sebagai tiket masuk, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai wahana yang tersedia.
Lahan dengan luas 4 hektare itu menyediakan kano, kapal kecil, memberikan makan ikan kecil, pemberian makan, snorkling, kelinci, serta kolam renang yang bisa digunakan pengunjung.
Puji Ananta, salah satu pengelola Suruan Eco Park menuturkan keunggulan dari wahana yang dikelolanya adalah konsep sekali bayar, atau satu tiket masuk untuk semua wahana.
‘’Ketika sudah masuk, pengunjung bebas memilih wahana apa pun. Sehingga tidak lagi berpikir membayar wahana lagi ketika sudah masuk,’’ tuturnya.
Dulunya, terang Ananta, wisata yang baru dikelola kurang lebih satu tahun setengah ini merupakan kebun pisang di antara pohon sagu. Kondisinya pun masih banyak dipenuhi semak belukar.
‘’Setelah kita amati, ternyata ada potensi untuk dijadikan tempat wisata. Dari situ, akhirnya kita kelola menjadi tempat wisata. Alhamdulillah bisa terwujud,’’ ujarnya. (gi/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama