RADARTUBAN - Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Gresik masih menunggu instruksi resmi dari Badan Kepegawaian Nasional atau BKN, terkait lokasi tes CPNS yang sedianya akan dilakukan di Gresik.
Diketahui bahwa, tahun-tahun sebelumnya, lokasi ujian SKD selalu digelar di empat lokasi secara bersamaan, yakni meliputi Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro.
Melihat dari keberlanjutan dan giliran, Gresik memang Kabupaten yang tahun ini seharusnya mendapatkan giliran sebagai tempat ujian SKD CPNS 2024.
Pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Gresik merasa siap jika Gresik dijadikan sebagai tuan rumah ujian SKD CPNS tahun ini.
Terkait waktu pelaksanaan SKD, sesuai pengumuman BKN nomor 01/PANPEL.BKN/CPNS/VIII/2024 akan digelar pada 16 Oktober sampai 14 November.
Lebih lanjut, informasi terbaru menyebutkan bahwa lokasi ujian SKD CPNS 2024 akan dilaksanakan di Bojonegoro, setelah melalui tahap kajian dan pertimbangan. Lantas, mengapa Gresik tidak bisa menjadi lokasi tes SKD CPNS tahun ini?
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan masalah teknis dan infrastruktur.
"Awalnya kami berharap dapat menyelenggarakan tes di Gresik, namun setelah evaluasi, kami harus mengakui bahwa fasilitas yang ada tidak cukup memadai,” ungkap Agung.
Gedung Kartini atau GNI yang digadang akan menjadi lokasi tes ternyata hanya dapat menampung sekitar 300 peserta. Sedangkan jumlah itu dianggap tidak mencukupi untuk jumlah pendaftar yang tinggi. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama