Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Empat Tahun, Lahan Padi di Tuban Menyusut 8.226 Hektare

M. Mahfudz Muntaha • Jumat, 25 Oktober 2024 | 21:30 WIB
Petani di Desa Kembangbilo terus meningkatkan produksi padinya, baru panen beberapa waktu lalu sudah ditanami lagi.
Petani di Desa Kembangbilo terus meningkatkan produksi padinya, baru panen beberapa waktu lalu sudah ditanami lagi.

RADARTUBAN – Alih fungsi lahan pertanian penghasil padi di Kabupaten Tuban dalam be­berapa tahun terakhir ini patut menjadi atensi pe­merintah. Pasalnya, lahan produktif yang terkikis semakin luas.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Tuban, pe­nyu­sutan lahan produktif di Kota Batik Gedog selama empat tahun terakhir ini mencapai sekitar 8.226 hek­tare.

Pada 2020, luas lahan penghasil padi masih ter­catat 92.342 hektare. Ke­mudian berkurang menjadi 88.050 hektare pada 2021. Lalu, turun lagi menjadi 85.288 hektare pada 2022. Dan pada akhir 2023 lalu tersisa 84.116 hektare.

‘’Selama empat tahun ter­akhir ada pe­nyusutan sekitar sekitar 8.226 hektare,’’ kata Kepala BPS Tuban Andhie Surya Mustari.

Disampaikan Andhi, faktor penyusutan lahan produktif itu rata-rata disebabkan oleh alih fungsi lahan per­tanian menjadi pemukiman. Khu­susnya di wilayah per­kotaan.

Bertambahnya jumlah pen­duduk dan pe­satnya perkem­bangan bisnis di wilayah kota memaksa alih fungsi lahan pertanian menjadi kom­pleks-kompleks perumahan dan pusat-pusat pertokoan.

‘’Data penyusu­tan ini kami lihat dari citra satelit dan pe­nga­matan secara langsung di lapangan,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pertanian, Per­kebunan dan perikanan (DK­PPP) Tuban Eko Julianto me­nyatakan bahwa luas lahan pertanian yang beralih fungsi tidak terlalu banyak.

Berdasar data yang dimiliki, penyusutan lahan produktif itu hanya sekitar 0,032 persen. Namun, dari total berapa persentase penyu­sutan tersebut, Eko tidak me­nyampaikan secara detail.

‘’Untuk mencegah lahan terus me­ngalami penyu­sutan, pemkab telah me­nyiap­kan program yang cukup ampuh, yakni forum penataan rumah untuk per­izinan sekaligus perda RT­RW-nya,’’ katanya. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #padi #produktif #Penyusutan #berkurang #ATENSI #Meluas #hektare #Terkikis #pemerintah #pertanian #lahan