Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rekapitulasi Polling Dukungan Pembaca terhadap Paslon Bupati- Cawabup Tuban 2024, Jumat (25/10), Lindra-Joko 77,23 Persen, Riyadi-Wafi 22,77 persen

Dwi Setiyawan • Sabtu, 26 Oktober 2024 | 16:30 WIB
Photo
Photo

 

RADARTUBAN - Semangat pendu­kung pasangan calon (paslon) bupati H. Riyadi, SH., M.KP-wakil bupati Wafi Abdul Rosyid (Riyadi-Wafi) untuk mengejar ketertinggalan dukungan balot masih terjaga.

Jumat(25/10), pendukung paslon yang diusung Partai Nasdem, Partai Hanura, Partai Buruh, PBB, dan Partai Gelora itu kembali mengirimkan 12 balot.

Dari jumlah tersebut, 8 balot di antaranya dari Desa Glon­dong­gede, Kecamatan Tam­bakboyo. Selebihnya dari Kelurahan Kingking, Keca­matan Tuban.

Hingga rekapitulasi pukul 17.00 kemarin (25/10), total dukungan kepada Riyadi-Wafi sebanyak 110 balot (22,77 persen).

Sedangkan dukungan kepada paslon bupati Aditya Halindra Faridzky, SE-wakil bupati Drs. Joko Sarwono (Lindra-Joko) sejak lima hari terakhir belum ber­tambah.

Jumlah dukungan ter­hadap paslon yang diusung Partai Golkar, PKB, PKS, PAN, Gerindra, PPP, PDIP, dan Partai Demokrat itu masih bertahan di angka 373 balot (77,23 persen).

Khoirul Anam, salah satu pengirim balot dari Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo beralasan mendukung Riyadi-Wafi karena peduli dengan rakyat kecil.

‘’Visi-misi (Riyadi-Wafi) sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat Tuban,’’ ujarnya. Anam juga menilai keduanya merupakan kader bangsa yang muncul dari bawah.


Pemimpin Redaksi (Pemred) Jawa Pos Radar Tuban Dwi Setiyawan mengatakan, balot yang dikirim langsung ke kantornya maupun dikirim melalui pos harus tertulis identitas yang bersangkutan. Identitas yang tertulis tersebut juga sebagai bentuk pertang­gungjawaban dukungan kepada salah satu paslon.

‘’Meski sudah dicentang atau disilang pada salah satu gambar paslonnya, balot tanpa tertulis identitas tidak bisa masuk dalam rekapan,’’ ujarnya menanggapi masuknya beberapa balot yang dikirim tanpa identitas, Rabu (23/10).


Seperti diberitakan, untuk mencari sosok yang layak memimpin Kabupaten Tuban ke depan, Jawa Pos Radar Tuban mengambil bagian dengan melibatkan pembaca dan masyarakat Tuban untuk berpartisipasi melalui polling atau jajak pendapat.

Polling dimulai Rabu (18/9) dan berakhir pada Sabtu, 23 November 2024 yang ber­tepatan dengan berakhirnya Masa Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024 atau selama 67 hari.


Polling pilkada ini telah ter­akreditasi berdasarkan Sertifikat KPUK Tuban No­mor: 646/HM.­09-Kt/3523­/­2/2024 tertanggal 17 September 2024. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Pilkada Tuban 2024 #Poling #balot dukungan #Pilkada 2024 #pilkada #balot #Pilkada Tuban