RADARTUBAN – SMKN 1 Tuban menggelar acara Dies Natalis ke-59 dengan berbagai rangkaian kegiatan menarik.
Dimulai pada 18 Oktober 2024 dengan Bright (Beach Restoratiun Global Health and Tourism), aksi bersih pantai Boom untuk tingkatkan kunjungan wisata yang nyaman. Dilanjutkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada 21 Oktober.
Acara berlangsung sangat meriah dengan kehadiran sejumlah perwakilan dari mitra dan dunia usaha/dunia industry (DU/DI). Dilanjutkan Festikal (Festival Artistic of Talent in Harmonical) dan Loading (Logo Desain and Innovation Graphic), lomba untuk mengasah sekaligus menampilkan kreativitas siswa-siswi.
Acara semakin seru saat pengambilan video Papper Mob and Flash Mob yang diikuti seluruh siswa pada Rabu (23/10). Acara disambung dengan Dragon (Dagangan Rakyat Vohisone) atau bazar hasil kreativitas para siswa di berbagai jurusan.
Puncaknya pada Kamis (24/10), menghadirkan panggung seni kreativitas siswa yang juga menghadirkan Playcoustic, band profesional asal Bumi Ronggolawe yang beranggotakan alumni SMKN 1 Tuban.
Tak kalah membanggakan, pada momentum ulang tahun tersebut, SMKN 1 Tuban dapat ‘kado’ karena upayanya dalam berliterasi.
Dua guru, Arif Setiawan dan Pregiwo Shandy Pramesty mendapatkan penghargaan sebagai Penggiat Literasi Daerah 2024 (mewakili guru penulis se-Jawa Timur).
Tak kalah membanggakan, Sucipto juga mendapatkan penghargaan sebagai Kepala Sekolah Model Literasi 2024.
Kedua penghargaan itu didapatkan dari mediaguru.id yang diserahkan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (9/11) mendatang.
Kepala SMKN 1 Tuban Sucipto, S.Pd, MM mengatakan, selain peringatan ulang tahun, kegiatan tersebut merupakan implementasi P5 (proyek penguatan profil pelajar Pancasila).
Dimeriahkan puluhan stan bazar kewirausahaan pelajar, dan penampilan seluruh siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler sekolah.
‘’Siswa harus diberikan fasilitas untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dan kreativitas untuk persiapan dunia industri,’’ ungkap dia.
Pendidik yang juga Ketua MKKS SMKN Tuban ini mengatakan, kegiatan Dies Natalis ke-59 tersebut merupakan sarana belajar siswa dalam mengasah kreativitas dan belajar kewirausahaan.
Dia berharap, melalui perayaan tersebut, dapat menciptakan siswa-siswi yang lebih berprestasi dan terampil dalam menghadapi dunia kerja.
‘’Dalam momentum tersebut, sekaligus diluncurkan program Sagu Sabu (Satu Guru Satu Buku) dan Sasi Sabu (Satu Siswa Satu Buku) sebagai upaya meningkatkan literasi di lingkungan pendidikan,’’ tegas dia.
Sucipto mengatakan, acara tersebut sekaligus tasyakuran karena SMKN 1 Tuban merupakan SMK yang konsisten melahirkan lulusan yang menembus perguruan tinggi terbanyak jalur SNBP (seleksi nasional berdasarkan prestasi) di Tuban -Bojonegoro 2023 dan 2024.
‘’Selama ini banyak alumni SMKN 1 Tuban yang langsung terserap didunia kerja dan perguruan tinggi negeri/swasta unggulan tanah air,” ungkapnya bersyukur.
Dalam kesempatan tersebut, kata Sucipto, SMKN 1 Tuban juga melibatkan DU/DI dengan Penandatanganan MoU untuk memperkuat relasi dunia kerja sekaligus melatih keterampilan siswa. Antara lain LPK CTI, PT Indomarco Prismatama, PT Pama, PT MI, dan PT Pegadaian Cabang Tuban.
‘’Lulusan SMKN 1 Tuban disiapkan untuk BMW, artinya siswa bisa memilih untuk bekerja, melanjutkan kuliah, atau wirausaha sesuai dengan minat,’’ tegas dia.
Mengacu data, tamatan SMKN 1 Tuban 2023 ada sebanyak 673 siswa dari tujuh jurusan. Dengan rincian, sebanyak 261 siswa (39 persen) sudah bekerja, 224 siswa (33 persen) melanjutkan kuliah, 28 siswa (5 persen) wirausaha, dan 160 (23 persen) dalam masa tunggu. (yud)
Editor : Yudha Satria Aditama