RADARTUBAN - hasil akhir rekapitulasi penghitungan suara belum diumumkan oleh KPUK Tuban, calon bupati (cabup) nomor urut 01, Riyadi tampak sudah menerima kemenangan telak lawannya berdasar hasil hitung cepat dari sejumlah lembaga survei.
Bahkan, cabup yang juga wakil bupati definitif ini sudah mengucapkan selamat kepada rivalnya, paslon nomor urut 02, Aditya Halindra Faridzky-Joko Sarwono usai hampir dipastikan memenangkan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tuban 2024.
Saat ditemui wartawan koran ini di kediamannya, Desa Maibit, Kecamatan Rengel, kemarin (28/11), politikus Partai NasDem itu tak sedikitpun menampakkan wajah kecewa.
Dari gurat senyum yang menghiasi wajahnya, mantan Kepala Desa Maibit itu sepertinya sudah legowo dengan hasil hitung cepat Pilkada Tuban yang memberikan kekalahan terhadap dirinya.
Kang Riyadi—sapaan akrabnya—menganalogikan bahwa Pilkada itu seperti sebuah perlombaan. Sehingga pasti ada yang menang dan kalah.
Dan menurutnya, kemenangan berdasar hasil hitung cepat yang diraih paslon 02 merupakan amanah dari masyarakat Tuban yang harus dijalankan betul-betul selama lima tahun ke depan.
‘’Kami (paslon 01, Red) mengucapkan selamat kepada paslon 02 atas kemenangannya, semoga bisa membawa Tuban menjadi lebih maju,’’ ujarnya.
Bak seorang ksatria yang kalah di medan palagan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Tuban itu sudah menerima kekalahan dengan lapang dada meski hasil real count dari KPU Tuban belum diumumkan.
Dia mengatakan, siapa pun yang menang punya misi yang sama, yakni membawa Kabupaten Tuban semakin lebih maju.
‘’Apa pun asal yang terbaik untuk Kabupaten Tuban sudah sepatutnya harus di-support,’’ papar dia.
Politikus 52 tahun itu juga berpesan kepada masyarakat sekaligus pendukungnya agar tidak terpancing dengan provokator ujaran kebencian yang mulai beredar di masyarakat maupun media sosial.
‘’Pilkada telah usai, sudah tidak sepantasnya lagi bertikai karena beda pilihan. Mari kita kembali ciptakan lingkungan yang guyub dan rukun,’’ tandasnya. (an/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama