Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pesan Bupati Sebelum Pemberangkatan Keluarga Transmigran. Mas Lindra: Jaga Kesehatan dan Nama Baik Kabupaten Tuban

M. Mahfudz Muntaha • Kamis, 5 Desember 2024 | 04:06 WIB
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky didampingi Plt Kepala Disnakerin Rohman Ubaid berbincang dengan Keluarga peserta program transmigrasi sebelum pemberangkatan, di Pendapa Kridha Manunggal.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky didampingi Plt Kepala Disnakerin Rohman Ubaid berbincang dengan Keluarga peserta program transmigrasi sebelum pemberangkatan, di Pendapa Kridha Manunggal.

RADARTUBAN – Keluarga peserta program transmigrasi asal Tuban mendapat perhatian dari Bupati Aditya Halindra Faridzky.

Selasa (3/12) lalu, sebelum diberang­katkan menuju lokasi penem­patan, Desa Lore Tengah, Keca­ma­tan Torire, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pe­serta trans­migrasi atas nama Mo­hammad Toni Hale ber­sama keluarga diterima lang­sung oleh Bupati Lindra di Pendapa Kridha Ma­nunggal.

Didampingi Plt Kepala Dis­­nakerin Tuban Rohman Uba­id, Sekretaris Disnakerin Su­wito, dan sejumlah peja­bat di­nas setempat.

Dalam perte­muan yang berlangsung hangat terse­but, Mas Lin­dra—sapaan akrab bupati—memberikan banyak pesan kepada satu anggota keluar­ga yang terpilih dalam pro­gram perpindahan pendu­duk dari daerah padat ke dae­rah yang jarang pendu­duknya itu.

Di antara pesan itu, yakni selalu menjaga kesehatan, intens berkoordinasi dengan petugas terkait, dan selalu menjaga nama baik Kabu­paten Tuban di mana pun tinggal.

‘’Kami ucapkan terima ka­sih kepada Bapak Muham­mad Toni Hale yang men­dukung program transmi­grasi ini. Apabila mengalami ken­dala, segera menghu­bungi petugas dari provinsi maupun Ka­bupaten Tuban,’’ pesannya.

Tidak lupa, bupati muda ke­lahiran 1992 itu juga mem­be­rikan bantuan uang saku sebesar Rp 10 juta dan san­tu­nan dari Baznas Tuban se­be­sar 2 juta, serta obat-obatan, dan bibit pekara­ngan.

‘’Semoga program trans­migrasi ini bisa mem­berikan manfaat dan kese­jah­teraan bagi anggota ke­luarga yang terpilih,’’ tuturnya.

Lebih lanjut, alumnus Uni­versitas Airlangga (Unair) itu juga meminta agar Dis­nakerin Tuban selaku lea­ding sektor untuk selalu membe­rikan pendampingan kepada peser­ta hingga tiba di lokasi trans­migrasi.

‘’Ini sebagai bentuk tanggung jawab dan perhatian Pemkab Tuban ke­pada warga Tuban yang men­dukung program trans­migrasi yang digagas pe­merintah pusat,’’ tandasnya.

Plt Kepala Disnakerin Tu­ban Rohman Ubaid menga­takan, peserta asal Tuban yang terpilih dalam program transmigrasi ini berasal dari Desa Bejagung, Kecamatan Semanding. Selan­jutnya, mereka akan be­rgabung dengan rombongan dari Pro­vinsi Jawa Timur, yang sama-sama ditempatkan di Desa Lore Te­ngah, Ke­camatan Torire, Kabu­paten Poso, Sulawesi Tengah.

‘’Setibanya di lokasi, peser­ta akan langsung mempe­roleh rumah pekarangan seluas 0,25 hektare dan lahan per­tanian seluas 0,75 hektare. Nantinya, di tahun ketiga, peserta akan menda­pat tam­bahan lahan per­tanian seluas 1 hektare,’’ bebernya.

Lebih lanjut, mantan Kabag Humas Protokol ini menya­takan, program transmigrasi diselenggarakan untuk mendu­kung percepatan pembangu­nan Indonesia daerah timur.

Usai beramah tamah, Mu­hammad Toni Hale bersama keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian Mas Lindra dan Pemkab Tuban.

Terlebih, bisa ber­dialog langsung dengan Mas Lindra. ‘’Saya sangat terharu atas kesempatan ini,’’ ka­tanya.

Muhammad Toni berharap, program transmigrasi ini bisa meningkatkan kesejah­teraan keluarganya.

‘’Ini menjadi kesempatan bagi kami meru­bah nasib dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,’’ tandasnya. (fud/tok)  

Editor : Yudha Satria Aditama
#bupati #Disnakerin #sulawesi #Aditya Halindra Faridzky #transmigrasi