Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Realisasi Retribusi Pasar Baru Jadi Catatan Komisi III, Dari Target Rp 2,6 Miliar Baru Terealisasi Rp 2,1 Miliar

M. Mahfudz Muntaha • Senin, 23 Desember 2024 | 18:25 WIB
Photo
Photo

 

RADARTUBAN – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi Pasar Baru Tuban menjadi atensi Komisi III DPRD.

Pasalnya, hingga menjelang akhir tahun ini baru terealisasi sekitar 81,76 persen atau Rp 2,1 miliar dari target Rp 2,6 miliar.

Ketua Komisi III DPRD Tuban Tulus Setyo Utomo menegaskan, idealnya, PAD dari Pasar Baru Tuban sudah mencapai 96 persen.

Sebab, waktu aktif tahun anggaran 2024 tinggal tersisa sepekan.

‘’Tetapi nyatanya tidak sampai 90 persen,’’ kritiknya.

Lebih lanjut, Tulus menyampaikan, capaian target PAD yang tidak maksimal ini harus menjadi catatan dan bahan evaluasi bagi pemkab. ‘’Ini harus dievaluasi,’’ ujarnya.

Tulus menjelaskan, berdasar keterangan dari dinas terkait, pendapatan yang tidak sesuai target ini lantaran kondisi pasar tradisional di Jalan Gajah Mada itu tidak seramai dulu.

Sehingga berpengaruh terhadap retribusi parkir, MCK, hingga pembayaran sewa kios.

‘’Faktor sepinya pengunjung pasar ini perlu penanganan khusus dari instansi terkait,’’ usulnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban Agus Setiyawan mengamini bahwa belum terpenuhinya retribusi Pasar Baru Tuban itu karena merosotnya jumlah pengunjung.

‘’(Untuk mengatasi sepinya pengunjung Pasar Baru, Red) pemkab berencana mengintegrasikan pasar dengan tempat wisata Goa Akbar. Tujuannya, agar masyarakat kembali banyak yang datang ke pasar,’’ tandasnya. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Pasar Tradisional #Pasar Baru Tuban #retribusi pasar tradisional #retribusi pasar