Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Lima Hari Tuban Tergenang, Akses Jalan Rengel-Widang Tersendat

Andreyan (An) • Kamis, 26 Desember 2024 | 22:57 WIB
Pengendara motor harus mengurangi kecepatannya ketika melintas di jalan Rengel-Widang, tepatnya di Desa Plandirejo, Kecamatan Plumpang, Rabu (25/12).
Pengendara motor harus mengurangi kecepatannya ketika melintas di jalan Rengel-Widang, tepatnya di Desa Plandirejo, Kecamatan Plumpang, Rabu (25/12).

RADARTUBAN – Sudah tidak terhitung berapa banyak kendaraan yang mogok lantaran menjadi korban banjir di jalan antar­kecamatan Rengel-Widang, tepatnya di Desa Plandirejo, Kecamatan Plumpang.

Menurut pengakuan Suhat selaku warga setempat, banjir yang meng­ge­nangi akses utama penghubung antara Kecamatan Widang, Plum­pang dan Rengel itu sudah ber­langsung sejak lima hari lalu.

‘’Banjir tak kunjung surut, malah dapat kiriman lagi dari hulu,’’ tuturnya.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Tuban, kemarin (25/12). Ge­nangan banjir menggenangi badan jalan kurang lebih sepanjang 1 kilo­meter (km) dengan ketinggian air mulai 15 centimeter (cm) hingga 30 cm.

Belasan lubang dengan diameter rata-rata 50 cm tersebar di titik tersebut menyulitkan pe­ngendara yang melintas.

Warga lain, Sadir mengatakan, ban­­jir yang melanda wilayah tersebut merupakan rutinitas ta­hunan yang hampir selalu terjadi saban curah hujan deras. ‘’Kondisi jalan semakin rusak parah, apalagi ketika malam hari di daerah sini gelap,’’ ujar dia.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, dirinya secara sukarela bersama warga lainnya membantu menga­rahkan pengendara yang melintas agar tidak terjerembab di lubang yang mendiami wilayah tersebut.

‘’Biasanya saat sore hari terkadang sampai macet soalnya jam-jam padat pengendara melintas,’’ ung­kap pria berusia 48 tahun itu.

Banjir tak hanya menggenangi ak­ses jalan di wilayah tersebut, di­per­kirakan puluhan hektare sa­wah yang membentang antara Desa Plandirejo dan Sembungrejo turut terendam.

Terpisah, Camat Plumpang Sae­fiyudin mengungkapkan, jalan peng­hubung Rengel-Widang di titik tersebut memang langganan terjadi banjir jika terjadi hujan lebat ataupun menda­patkan ki­riman air dari hulu Kali Avour. ‘’Ditambah lagi jalan di daerah tersebut punya ketinggian yang ren­dah,’’ ujar dia.

Lebih lanjut dikatakan oleh pe­jabat yang akrab disapa Asep itu, belum berfungsinya Waduk Jabung di wi­layah Desa Mrutuk, Kecamatan Widang membuat persoalan banjir di bantaran Kali Avour belum mam­pu teratasi.

‘’Seharusnya air dari Kali Avour bermuara di Waduk Jabung, karena belum berfungsi maka luapan ataupun kiriman airnya membanjiri wilayah rendah di beberapa bantaran kali,’’ paparnya. (an/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
#plumpang #kendaraan #banjir #jalan #genangan #widang #pengendara