RADARTUBAN – Kekalahan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 dan kegagalan mengusung kader sendiri dalam Pilkada 2024, menjadi pelajar sangat berharga bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Tidak ingin “gagal” lagi di Pilkada 2029 mendatang, kini PKB tengah menyusun strategi untuk kembali menempatkan kader terbaiknya sebagai Bupati Tuban sekaligus memenangi pemilihan legislatif (pileg).
Ketua DPC PKB Miyadi mengatakan, meskipun pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati yang diusung pada Pilkada 2024 ini berhasil menang. Namun, baik cabup maupun cawabupnya bukan kader PKB atau NU.
Artinya, sudah dua kali pilkada ini PKB gagal mengusung kadernya sendiri menjadi orang nomor satu di Tuban.
‘’Kami targetkan, 2029 nanti kader nahdliyin bisa kembali menjadi bupati. Untuk itu, mulai sekarang kami (PKB dan NU) akan menyiapkan kader terbaiknya guna menyongsong Pilkada 2029,’’ katanya.
Menurut Miyadi, Pilkada 2029 merupakan momen terbaik untuk kembali mengusung calon sendiri—dari nahdliyin. Sebab, lima tahun ke depan tidak ada lagi calon incumbent. Sebaliknya, akan diisi wajah-wajah baru.
‘’Sehingga ini menjadi kesempatan bagi kami untuk kembali memenangi pilkada dengan mengusung kader sendiri,’’ terang Wakil Ketua DPRD Tuban itu.
Soal siapa sosok figur yang akan disiapkan, mantan Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMMI) Tuban itu belum bisa memastikan. Yang jelas, tegas dia, sosok figur yang disiapkan adalah kader tulen PKB dan NU.
‘’Siapa figur yang kita siapkan, nanti akan kami diskusikan dengan NU. Dari hasil diskusi itu, siapa nanti yang diterima oleh kalangan Nahdliyin, itulah yang nanti akan kami usung di Pilkada 2029,’’ ujarnya.
Selain menentukan sosok figur, lanjut Miyadi, PKB akan terus menguatkan hubungan baik dengan pengurus NU. Salah hubungan baik itu sudah diwujudkan saat peresmian kantor DPC PKB Tuban beberapa hari lalu.
Ketua dan jajaran pengurus PCNU Tuban diundang secara khusus dalam momen tersebut.
‘’Ini menjadi bekal kolaborasi dan sinergi yang baik bagi PKB dan NU. Kami berkomitmen menjaga kebersamaan dan kekompakkan,’’ katanya.
Pada bagian lain, Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar turut mendukung agar kader PKB Tuban bisa kembali merebut kemenangan di Pilkada 2029.
Hanya saja, pihaknya berpesan kepada jajaran pengurus DPC PKB Tuban untuk menyiapkan strategi yang matang sejak dini.
‘’Jangan terbawa dengan partai yang bertumpu pada pragmatis, PKB harus beda. Karena PKB dibangun dengan lembaga berbeda,’’ ujarnya.
Lebih lanjut, Gus Halim—sapaan akrabnya menjelaskan, perbedaan PKB dengan partai lain adalah ideologi dan basis massa.
‘’Partai ini berdiri karena aspirasi dari warga nahdliyin. Maka dari itu, khidmat PKB dan NU itu mutlak dan tanpa syarat,’’ tandasnya. (fud/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama